BOGOR (LEAD.co.id) – Polsek Nanggung menyelidiki aliran Sungai Cikaniki setelah ditemukan ikan-ikan yang mendadak mati diduga akibat tercemar limbah, pada Rabu (2/2/2022).
Kapolsek Nanggung, AKP Achmad Budi Santoso mengaku langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian ikan-ikan yang menghuni beberapa aliran sungai di wilayah nanggung.
Menurut dia, dari hasil pengecekan di lokasi, air sungai Cikaniki dalam keadaan keruh dan ribuan ikan di sungai itu dalam keadaan mati diduga akibat adanya warga yang mengambil ikan menggunakan bahan kimia.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor menduga matinya ribuan ikan itu karena Sungai Cikaniki sudah tercemar limbah pertambangan emas ilegal.
Kasi Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bogor, Dyan Heru Cahyono mengungkapkan, banyak pertambangan emas secara liar di daerah tersebut. Menurutnya, para penambang tidak memenuhi aturan dalam pengolahan limbah.
“Mereka kan tidak memenuhi syarat ya secara aturan pengolahan limbahnya dan mereka seperti itu main buang-buang aja. Itu masih disinyalir,” kata Dyan.
Kapolsek Nanggung menjelaskan, pihak Kepolisian bersama PT Antam UPBE Pongkor telah mengambil sampel air untuk dilakukan uji laboratorium. Namun demikian, hingga saat ini hasil uji lab tersebut masih belum keluar.
“Untuk memastikan hal tersebut kami bersama PT Antam UPBE Pongkor pun telah mengambil sampel air dari beberapa aliran sungai untuk dilakukan uji lab, yang mana hingga saat ini hasilnya masih belum keluar,” kata AKP Budi.
Reporter: Nina Karningsih
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Humas Polres Bogor





