LEAD.co.id | Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor merupakan garda terdepan Pemerintah Daerah dalam upaya penyelamatan. Hal itu disampaiakan oleh Bupati Bogor Ade Yasin saat Upacara HUT Damkar dan Penyelamatan Ke-102, pada Senin (1/3/2021).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara virtual. Ade Yasin menyampaikan, Damkar Kabupaten Bogor harus semakin bergerak cepat dan taktis untuk penyelamatan masyarakat.
“Semoga ke depan Dinas Damkar Kabupaten Bogor semakin bergerak cepat dan taktis, sehingga dapat melakukan penyelamatan dengan maksimal,” sebut Ade Yasin saat Upacara di Gedung Dinas Damkar, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Menurut Ade, untuk mendukung tugas Damkar dan penyelamatan, ada tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh wilayah Kabupaten Bogor yang sudah beroperasi, dan tiga UPT lainnya sedang persiapan.
Di Kabupaten Bogor terdapat terdapat 300 tenaga penyelamat dan 310 relawan kebakaran yang terus meningkatkan kemampuannya seiring dengan perkembangan zaman. Sedangkan untuk mobil pemadam kebakaran saat ini sejumlah 39 unit.
“Kami punya 300 tenaga penyelamat dan 310 relawan kebakaran, mereka adalah tenaga-tenaga terlatih yang siap melakukan penyelamatan di segala medan,” sebut Bupati.
Jumlah tersebut jika dibandingkan dengan jumlah penduduk dan luas wilayah di Kabupaten Bogor memang belum ideal. Namun, pihaknya mengaku terus melakukan optimalisasi pelayanan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik.
Selama ini Damkar Kabupaten Bogor sudah berkolaborasi baik dengan BPBD dan dinas-dinas terkait, sehingga setiap ada bencana bisa turun langsung tanpa harus menunggu perintah.
“Contohnya kemarin, saat banjir bandang di wilayah Puncak, dalam waktu dua minggu kita bisa selesaikan karena ada sinergi dan kolaborasi yang baik,” pungkas Ade Yasin.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi





