LEAD.co.id | Bupati Bogor Ade Yasin mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda, Bantarjaya, untuk silaturahmi sekaligus memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik.
“Melalui silaturahmi ini saya berharap pesantren-pesantren bisa menerapkan protokol kesehatan dan tidak ada lagi penambahan kasus klaster pesantren,” kata Ade Yasin kepada awak media, pada Kamis (15/10/2020).
Diketahui, akhir-akhir ini tiga pesantren di Kabupaten Bogor menjadi klaster penyebaran virus covid-19. Dari tiga pesantren, sebanyak 86 santri dinyatakan positif Corona.
“Puluhan santri yang dinyatakan positif itu, saat ini menjalani isolasi mandiri di pesantrennya masing-masing dengan pengawasan ketat pihak pesantren, Satgas Covid-19 tingkat kecamatan, dan pihak Puskesmas setempat,” terang Bupati Bogor.
Bupati Ade mengatakan, klaster pesantren yang kini muncul di Kabupaten Bogor menjadi perhatian utamanya. Saat kunjungan, Ade Yasin memastikan para santri/santriwati menggunakan masker, jaga jarak, pemeriksaan suhu sebelum memasuki kawasan pesantren, kelengkapan untuk cuci tangan, dan tidak ada santri yang interaksi dengan pihak luar.
Dalam kunjungan ke Pesantren Miftahul Huda, Ade Yasin juga sekaligus melepas wisuda angkatan pertama para santri/santriwati. Dia berharap kepada para santri, agar setelah lulus para santri memiliki potensi, berprestasi dan siap bekerja.





