Aktivis HMI Tuntut Walikota Bogor Tutup THM Bermasalah

0

LEAD.co.id | Kekerasan yang kerap terjadi di Tempat Hiburan Malam, disayangkan oleh banyak elemen. Atas kejadian tersebut, salah satu korban kekerasan (DL) melapor ke pihak Polresta Bogor Kota.

“Penganiyaan terhadap salah satu aktivis di salah satu THM Kota Bogor tidak terlepas dari kelalaian Pemkot Bogor. Dini hari kenapa masih ada THM yang buka?. Bukankah janji Pemkot Bogor untuk menutup THM ?,” keluh Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor, Fathulloh fawaid kepada redaksi LEAD.co.id, Senin (29/4/2019).

Menurutnya, persoalan kekerasan di THM merupakan tanggung jawab orang nomer satu di kota Bogor, Bima Arya. Seharusnya, lanjut Fathullah, sebagai Walikota Bogor bisa mengambil sikap tegas untuk menutup seluruh THM yang lebih banyak mudharat nya dari pada manfaatnya.

Baca :  Aktivis Kota Bogor Dukung PSBB Jilid 3

Ativis HMI ini juga menuding, banyak THM yang berkamuflase menjadi restoran atau tempat karaoke. Namun demikian lanjutnya, setelah didalami ternyata berupa Diskotik yang menjual minuman keras.

“Pada kenyataannya banyak THM yang berkamuflase. Izin karoke resto tapi menjajakan miras, live musik (sebenernya diskotek) ini sudah jelas mudharat nya,” cetus Fathullah.

Atas hal tersebut pihaknya menghimbau Pemerintah Kota Bogor segera menepati janji untuk menutup Diskotik yang bermasalah secara permanen. Dirinya juga mengultimatum Walikota Bogor, “jika tidak bisa menutup Diskotik dengan kebijakannya, biar mahasiswa dan masyarakat yang menutup dengan kedaulatannya,” tegas Aktivis HMI. (Dzl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here