Alumni PKBM Bintang Tunas Mulia Gelar Temu Kangen

0

LEAD.co.id | Alumni Kelompok Belajar Masyarakat (PKBM) Bintang Tunas Mulia, menggelar Temu Kangen dengan tema “Menjalin Kisah Merangkai Silaturahmi dan Muhasabah” di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang di ikuti hampir 50 orang dari angkatan 2014 hingga 2018.

Temu kangen yang di inisiatorkan oleh para alumni, untuk bercengkramah kembali dan nostalgia dengan kelompok belajar ini, mereka sangat antusiasi dan disetujui oleh pihak penggelola PKBM Bintang Tunas Mulia.

“Kami sangat setuju dengan kegiatan ini, maka mereka pun langsung bergerak untuk mensosialisasikannya dan digelar temu kangen tersebut, ” kata PKBM Bintang Tunas Mulia, Ujang Rusmana, kepada wartawan.

Baca :  PKBM Karya Mekar Lakukan Penilaian Tengah Semester

Ia menjelaskan, pertemuan dengan siswa kelompok belajar ini, merupakan salah satu terobosan juga buat masyarakat, yang putus sekolah agar bisa bersekolah kembali, sesuai dengan peraturan undang-undang pendidikan wajib belajar 12 tahun.

“Nantinya mereka itu akan menjadi agen pendidikan, untuk mensosialisasikan wajib belajar kepada masyarakat, hingga masyarakat bisa belajar 12 tahun dan sampai perguruan tinggi,” jelas dia.

Menurut Calon Legislatif, yang maju dengan menggunakan kendaraan Partai Bulan Bintang dengan nomer urut 2 ini, sesuai dengan visi misi partai, kepedulian mensosialisasikan pendidikan, harus banyak yang berperan, bukan hanya pemerintah melainkan masyarakat juga harus sangat peduli.

Baca :  Fix, Alumni SMPN 12 Angkatan 1998 Akan Adakan Reuni

“Sesuai dengan visi misi partai, kami akan memperjuangkan pendidikan di parlemen, khusunya di DPRD Provinsi Jawa Barat, dan kami akan menggratiskan bagi yang putus sekolah bisa sekolah kembali, walaupun hanya membayar administrasi sebesar 100 ribu rupiag,” kata dia.

Selain itu, jika terpilih nanti, kata dia, dirinya akan memperjuangkan kiprah pegawai honor yang sudah lama mengabdi dan harus di hargai, termasuk guru honor, tutor ataupun pegawai honor lainnya, provinsi itu sebagai senter bugeting semua anggaran untuk pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

“Kami akan perjuangkan semaksimal mungkin bagi mereka, yang selama ini, para guru honor tersebut, masih adanya kurang perhatian, karena, seorang guru itu menjadikan, membina pelajar hingga mereka menjadi seorang yang berguna bagi nusa dan bangsa,” pungkas caleg dari PBB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here