BOGOR (LEAD.co.id) – Para Alumni SMP PGRI Kedung Halang menggelar Gathering Temu Kangen dengan tema “Kita Pernah Bersama”, di Parahyangan Pool Side Coffee and House, Jalan Tumenggung Wiradiredja, Kecamatan Bogor Utara, pada Kamis (30/12/2021).
SMP PGRI Kedunghalang Bogor dulu beralamat di Mako Brimob Resimen II Pelopor Kedunghalang kini telah berganti nama menjadi SMP PGRI 07 yang memiliki gedung sendiri di Gang Kondang Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara.
Kardi selaku panitia menyampaikan rasa bahagia dan bersyukur bisa terlaksana acara temu kangen ini dan bisa berbagai cerita masa lalu sewaktu masa-masa di SMP terdahulu.
“Ini kali pertama kami bisa melaksanakan pertemuan dan temu kangen selepas lulus di SMP PGRI dulu. Kurang lebih 30 sampai 40 tahunan kami berpisah, hanya lewat jejaring media sosial dan Whatsapp bisa berkomunikasi,” ujar alumni angkatan tahun 85.
Menurut Kardi, bertemu kembali bersama teman-teman semasa sama-sama di SMP dulu sungguh mengasyikkan, yang jelas tidak sekedar melepas kangen dan rindu antar sesama alumni, pasti banyak hal yang dibicarakan.
“Momentum pertemuan ini bisa merekatkan kembali tali silaturrahim yang cukup lama terputus, diselingi gelak tawa penuh canda, mengungkap perilaku lucu antara satu sama lain semasa sama-sama sekolah dulu,” papar Kardi.
Antonius Rehjaar alumni angkatan 89 mengaku senang bisa temu kangen dengan berbagai cerita dan silaturrahim antar sesama alumni. Berbagai cerita dan pengalaman masing-masing tentang pekerjaan dan bisnis yang digeluti menjadi salah satu daya tarik untuk merencanakan sesuatu yang bermanfaat.
“Saya berharap acara seperti ini akan menjadi agenda rutin setiap tahunnya, guna lebih mempererat tali persaudaraan dan menjalin persahabatan semakin kokoh hingga akhir hayat,” jelas Anton.
Acara yang dihadiri dari mulai angkat 1983 hingga 1990an ini terlihat sangat ramai dengan menguak nostalgia yang sudah sekian lama terpendam.
Di akhir acara, dilanjutkan dengan tukar kado dari masing-masing angkatan dengan isinya yang sangat menarik mulai dari sendal hingga kain sarung. Dan tak lupa poto bersama sebagai kenang-kenangan dan cerita bagi anak-anak cucunya.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi





