Reuni Angkatan 03, Mengulang Nostalgia semasa Putih Abu Abu

oleh -972 views
Reuni, Reuni Angkatan 03, Mengulang Nostalgia, Putih Abu Abu

Oleh: Musawir Al Fayd

Tepat hari Sabtu tanggal 07 Mei 2022 kemaren, penulis baru saja menghadiri acara Reuni Sekolah SMK Angkatan 2003. Yaa.. hampir 19 tahun kami terpisahkan oleh nasib dan keadaan… Mmmm lama,, ya lama bangett yaa..!!!!! Kalau dibilang bisa terobati dengan pertemuan beberapa jam kemaren itu rasanya kurang tepat. Tapi setidaknya bisa mengobati kerinduan selama ini dengan teman teman seperjuangan semasa putih abu abu.

Naah.. bicara soal reuni, penulis melihat ada suatu kondisi yang barangkali perlu jadi pemikiran kita bersama, kebetulan penulis juga aktif memprovokasi teman teman untuk bisa menghadiri acara reuni tersebut.

Banyak dari teman teman yang berpikir berkali-kali untuk menghadiri REUNI tersebut, sebuah pertemuan yang mengumpulkan kembali teman-teman lama setelah berpuluh-puluh tahun berpisah mencari jalan hidup masing-masing. Mereka yang terpencar di berbagai tempat dan daerah hendak dipertemukan kembali untuk acara kangen-kangenan. Namun seringkali untuk menghadiri acara ini sebagian di antara teman-teman ada yang ragu.

Mengapa? Seringkali ada berbagai pikiran dan perasaan berkecamuk antara gembira, kangen namun di sisi lain ada juga rasa malu atau minder. Tentu hal ini bisa dimaklumi. Namun ada baiknya juga kita lebih fokus memikirkan hal-hal baik dan niat yang mulia di balik kegiatan yang direncanakan oleh panitia yang sudah mengorbankan waktu, tenaga dan mungkin dana untuk kelancaran acara Reuni tersebut. Hilangkan perasaan tidak enak, malu, minder dan sebagainya. Kita datang saja apa adanya, dengan segala perubahan yang telah terjadi pada diri kita.

Baca :  Alumni SMP PGRI Kedunghalang Gelar Gathering Temu Kangen

Berbagai perubahan pada diri kita hendaknya tidak membuat kita merasa lebih tinggi atau lebih rendah dibanding teman-teman kita dahulu. Bukankah dulu kita berangkat dari tangga yang sama, memakai seragam putih abu abu ?  Kalau sekarang kita sukses atau masih biasa-biasa saja atau mungkin sedang jatuh, ya.. memang kehidupan selalu begitu. Tuhan menciptakan manusia sudah disesuaikan dengan ukurannya namun tentu tetap dengan sifat kasih dan sayangnya, rahman dan rahimnya. Justru di sinilah kita diuji untuk dapat selalu bersyukur, apapun keadaan saat ini. Janganlah ukuran kesuksesan menjadi halangan untuk berkumpul.

Menurut hemat penulis ada 4 alasan, mengapa kita harus hadir dalam acara Reuni.

1. Silaturahim ( menyambung tali persaudaraan ) Nabi Muhammad  Saw  menasehati umat dengan kalimat seperti ini: “Barangsiapa yang suka dilapangkan rezekinya dan  dilamakan bekas telapak kakinya (dipanjangkan umurnya), hendaknya ia menyambung tali silaturahim. Sebuah nasehat yang indah dan sangat baik bukan? Reuni adalah salah satu bentuk dari silaturahim. Menyambung persaudaraan. Rejeki yang kita dapat saat silaturahim tak harus selalu materi, tapi rasa gembira dan rasa kangen yang terobati itupun juga rejeki yang bisa menyehatkan jiwa raga kita sehingga umur pun bisa lebih panjang.

2. Mendidik kita untuk tetap bersyukur dan rendah hati. Kita perlu bersyukur bahwa saat ini mungkin kita masih diberikan kesehatan, waktu dan mungkin kesuksesan yang tak lepas dari orang-orang yang berperan dalam hidup kita di masa lalu. Guru-guru, teman-teman, penjaga sekolah, pedagang kantin sekolah, atau siapa pun yang sempat mengisi kehidupan kita dulu. Siapa tahu kita sempat bertemu kembali dan mengucapkan terima kasih kepada mereka, tentu ini akan menjadi sebuah pertemuan yang saling membahagiakan.

Baca :  Semarak Reuni Armada 17-80 Tahun 2022

Kapan lagi kita akan sempat bertatap muka dan mengucapkan terima kasih setelah sekian lama berpisah? Untuk mendatangi mereka satu per satu tentu bukan hal gampang di saat kita sudah disibukkan oleh kehidupan keluarga dan lingkungan yang baru saat ini.

3. Melepas rasa rindu dan kangen dengan teman lama. Kita pasti punya rasa kangen atau rindu dengan sekolah, kelas, guru dan sahabat-sahabat kita di masa lalu. Apalagi terhadap sahabat akrab yang dulu ke mana-mana selalu bersama. Asal bukan terhadap mantan pacar ya? hehehe…Kalau ini sebaiknya tidak dibawa perasaan, karena pastinya status kita saat ini sudah berbeda dan tak baik jadinya jika cinta lama bersemi kembali. Itu adalah salah satu hal yang tidak perlu dibahas di sini, karena kita semua sudah dewasa dan mengerti mana hal-hal yang baik atau tidak baik.

Di momen inilah kesempatan besar bagi kita untuk bisa bertatap muka, melepas kangen dengan teman-teman lama. Meskipun mungkin sering melakukan kontak via media sosial, namun tentu pertemuan fisik akan memberikan nuansa lain.

4. Napak tilas sejarah hidup.
Kata bung Karno “Jangan lupakan sejarah” yang sering disingkat dengan Jasmerah. Meskipun ucapan ini dikaitkan dengan sebuah negara, namun tetap relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan pribadi maupun sosial kita. Jangan kita lupakan masa lalu, sejarah yang membentuk kita sehingga tetap hidup sampai saat ini dengan segala anugerah Tuhan yang dilimpahkan kepada kita. Dengan kembali membaca sejarah, barangkali ada hal-hal yang bisa diceritakan dan dijadikan pelajaran buat kita maupun anak cucu nantinya.

Baca :  Meriah, Temu Kangen Keluarga Besar Exs Brimob Kompi BS VIII-12 Bogor

Dalam hidup selalu ada dua sisi yang menyertai. Ada banyak alasan kenapa kita harus datang dan ada banyak alasan pula kenapa tidak perlu datang (diluar alasan yang sakit atau alasan penting lainnya). Pikiran kita mampu menciptakan alasan yang mendukung kedua pilihan tersebut. Semoga kita dimampukan untuk menciptakan alasan yang positif, sehingga Reuni kita bisa terselenggara dengan lancar dan meninggalkan kesan yang indah. Nasib boleh beda, tapi rasa persahabatan dan persaudaraan tetaplah sama.

Semoga Persahabatan ini bisa membuat kita semakin kuat dan kompak, serta saling bantu membantu melaui kegiatan sosial yang selama ini sudah berjalan.. aamiin.

Semoga teman teman semuanya semakin sehat, semakin berbahagia dengan keluarga, semakin berkembang usaha dan karirnya.. sukses selalu untuk kita bersama..

Terakhir penulis berpesan kepada teman2 yang berjuang dirantau orang yang udah mau balik lagi, hati2 dijalan yaa. Mudah mudahan selamat sampai tujuan…

Yang pasti salam rindu kami selalu untuk teman2 seperjuangan putih abu.. sampai jumpa di Reuni yang akan datang.

 

Salam Alumni 03 SMKN2 BKT
#Bukittinggi 07 Mei 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *