BOGOR (LEAD.co.id) – Alun-alun Kota Bogor yang berlokasi di bekas Taman Topi, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor, telah diresmikan pada Jumat (17/12/2021). Lokasi itu awalnya merupakan Taman Wilhelmina yang dibangun satu abad lalu.
Alun-alun tersebut diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wali Kota Bogor, Bima Arya bertepatan dengan ulang tahunnya ke-49. Acara ini juga dihadiri oleh DPRD, para Direksi BUMD, Dirut PT KAI, Kepala Stasiun Bogor, serta unsur Forkopimda.
Bima Arya dalam sambutannya menceritakan, Alun-alun Kota Bogor ini dulunya merupakan Taman Wilhelmina yang dibangun setelah Stasiun Bogor. Namun, taman itu kemudian beralih fungsi menjadi terminal.
Mengutip National Geographic Indonesia, dulunya Stasiun itu dibangun untuk mempercepat lalu lintas barang dan manusia antara Buitenzorg (Bogor) dan Batavia (Jakarta) menggunakan kereta api, yang sebelumnya dengan pada kereta kuda.
Di depan Stasiun Bogor pada 1910, dibangun Taman Wilhelmina atau Taman Kebon Kembang. Lalu pada 1970, sebagian kawasan itu diubah menjadi terminal angkutan kota.
Taman Wilhelmina selanjutnya diubah menjadi Taman Topi yang didalamnya terdapat Taman Ade Irma Suryani dan Plaza Kapten Muslihat. Taman itu dulu dibuat untuk menghormati Putri Wilhelmina, Ratu Belanda yang berkuasa pada tahun 1890-1948.
Menurut Bima, hari ini menandakan bersatunya kembali yang sudah satu abad telah berpisah, yaitu Stasiun Bogor dan Taman Wihelmina. Dia mengatakan bahwa, bersama-sama memberi nama Alun-alun kota Bogor.
“Pemerintah Kota dari masa ke masa terus berikhtiar melayani warga mendirikan Taman Ade Irma Suryani di sini, Plaza Kapten Muslihat di sana untuk mengenang perjuangannya,” kata Bima.
Dalam acara ini juga diresmikan Plaza Olahraga yang berada dalam Alun-alun Kota Bogor dengan fasilitas seperti jogging track dan alat-alat penunjang lainnya.
Bima mangatakan, alun-alun ini bukan hanya tempat nongkrong dan olahraga, tapi juga sebagai ikhtiar untuk membangun kebersamaan dan peradaban kota. Karena, tidak ada kota yang maju tanpa warganya yang bersama-sama.
Sementara itu, Ridwan Kamil mengatakan ciri kota yang baik menurut anak kecil yaitu kota yang memberikan rasa nyaman, bagi perempuan memberikan rasa aman, dan bagi lansia memberikan rasa rindu dan aman.
“Esensi alun-alun adalah ruang keluarga bagi warga bogor. Alun-alun juga sebagai ruang demokrasi untuk siapa saja tanpa ada batasan sehingga ini mengekspresikan ruang bersama,” kata Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar ini.
Pada kesempatan itu, dia membagikan hadiah kepada masyarakat Kota Bogor. Selain itu, bersama peresmian alun-alun, juga diluncurkan Kartu Multi Trip edisi spesial kota Bogor sebagai hadiah ulang tahun untuk Bima Arya dari PT KAI.
Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi





