BOGOR (Lead.co.id) – Polresta Bogor Kota telah membuka gerai vaksin Covid-19 untuk melayani warga hingga malam hari di Alun-Alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Kota Bogor. Gerai itu mulai dibuka pada tanggal 7 sampai 24 April 2022.
Gerai vaksinasi Covid-19 itu untuk menjaring pengguna moda transportasi kereta api, para pedagang pasar serta pengunjung yang bermain di area Alun-Alun Kota Bogor. Gerai tersebut mulai buka pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
“Polresta menggelar vaksinasi malam yang dimulai pukul 19.00 Wib hingga pukul 23.00 Wib, ini dilaksanakan sejak tanggal 7 sampai 24 April 2022,” kata Kasubsi Penmas Sie Humas Polresta Bogor Kota, Iptu Rachmat Gumilar, pada Jumat (8/4/2022).
Dia optimis, vaksinasi dosis 3 (booster) pada malam hari itu bisa mencapai target 50 persen hingga menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H. Pasalnya, antusias masyarakat terlihat sejak malam pertama pelaksanaan vaksinasi tersebut.
Menurut dia, vaksinasi itu untuk melayani masyarakat yang akan melaksanakan Mudik Lebaran. Meski sudah dibuka sejak siang hari, namun pihaknya juga melayani di waktu malam hari agar pencapaian semakin maksimal.
“Petugas Nakesnya pun kita khususkan dari RS bhayangkara TK IV dan jenisnya vaksin dosis 3 booster yaitu Astrazeneca dan melayani juga dosis 1 dan 2 dengan vaksin Cocovac,” kata Iptu Rahmat.
Pelayanan vaksinasi Polresta Bogor itu mendapat dukungan dari semua pihak, seperti Pemkot Bogor dengan menyediakan lokasi Alun-alun beserta fasilitasnya. Pihaknya juga bekerja sama dengan PT KAI untuk memberikan informasi vaksinasi tersebut kepada penumpang.
Sebagaimana Fatwa MUI yang membolehkan vaksinasi selama bulan Ramadhan maka pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk menerima vaksin dosis 1 dan 2, dan dosis 3 (booster) sebagaj syarat mudik lebaran.
“Ayo ajak sanak saudara dan teman-teman untuk vaksinasi di Alun-Alun Kota Bogor siang dan malam hari kami melayaninya,” ajak Iptu Rahmat.
Gerai Vaksinasi malam hari di Alun-Alun Kota Bogor itu dipimpin secara bergantian oleh Kasubsi Penmas Sie Humas, Kasat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) serta Kanit Paminal yang dibantu lima anggota Sabhara.





