Oleh: Muhammad Rendi Darmawan
Konten horor adalah jenis konten atau materi yang bertujuan untuk menciptakan ketegangan, rasa takut, dan ketakutan pada penonton atau pembaca. Konten horor dapat berbentuk film, cerita pendek, novel, permainan video, podcast, atau postingan online.
Tujuan utama dari konten horor adalah memberikan sensasi mengerikan dan menghibur orang yang tertarik dengan genre tersebut. Konten horor yang terkait dengan gunung dapat memberikan sensasi dan ketegangan tambahan karena lingkungan alam yang membingungkan dan isolasi yang mungkin terjadi di pegunungan.
Namun, penting untuk mengingat bahwa konten horor ini mungkin mengandung adegan yang cukup menakutkan atau tidak pantas, jadi perhatikan batasan pribadi Anda saat mengonsumsinya.
Dzawin Nur adalah seorang komika yang berasal dari Bogor, Jawa Barat. Dzawin Nur lahir pada 22 Agustus 1991 dan menganut agama Islam. Selain itu, Dzawin sendiri memang dikenal memiliki hobi travelling dan juga mendaki gunung. Hobi yang sudah digelutinya sebelum menjadi komika itu ia abadikan lewat saluran YouTube pribadinya.
YouTube adalah sebuah platform berbagi video yang populer di seluruh dunia. Berdasarkan data Business of Apps, pengguna aktif Youtube di dunia mencapai 2,67 miliar pada kuartal III 2022.
Jumlah ini merupakan yang tertinggi sejak 2010. Jumlah pengguna aktif YouTube tersebut naik 0,18% dibandingkan pada kuartal sebelumnya (quarter to quarter/q-to-q).
Pada kuartal II 2022, jumlah pengguna aktif aplikasi video ini sebesar 2,66 miliar pengguna. Dzawin Nur, seorang Youtuber sekaligus komika baru saja menyelesaikan ekspedisi Langit Kelabu.
Untuk diketahui ekspedisi Langit Kelabu adalah rangkaian konten yang dibuat Dzawin dengan tujuan mematahkan mitos yang ada di gunung pilihannya. Adapun gunung pilihan Dzawin dan tim Langit Kelabu merupakan gunung yang penuh dengan cerita mistis alias angker.
Konten dzawin ini bertujuan mengedukasi para pendaki agar memiliki pengetahuan tentang gunung yang luas, sebab kejadian kejadian di gunung itu terjadi karena ketidaktahuan kita terhadap apa yang sedang terjadi di gunung bukan karena mitos mitos gunung tersebut.
Dzawin murni memberi pengalaman bahwa mendaki membutuhkan pengetahuan yang baik dan benar. Selain pengetahuan, peralatan yang mumpuni juga tak kalah penting.





