Apresiasi Batik RSUD, Dedie Rachim: Lestarikan Budaya Bangsa

0
Motif Batik RSUD Kota Bogor, Sumber, Instagram/rsud_kotabogor

LEAD.co.id | Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober dirasa berbeda seperti tahun sebelum-sebelumnya. Selain ditengah masa pandemi saat ini, namun semangat melestarikan batik sebagai warisan dunia asli milik Indonesia tidak luntur dan terus lestarikan para pewaris peradaban.

Seperti yang dilakukan seorang karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor dengan cara membuat motif batik yang bisa dipakai serta digunakan sebagai batik rumah sakit ini. Aris Munandar, Desainer dibalik motif batik RSUD Kota Bogor merasa sebagai pemuda untuk terus meneruskan warisan budaya Indonesia meski ditengah situasi sekarang.

Baca :  Polemik Dana BOS, Mapancas Sebut Bogor Kota Korupsi

Aris (sapaannya) menyampaikan, ide dan inspirasi untuk membuat batik ini berawal saat perjalanan spiritualnya dan juga pertemuan dengan salah satu tokoh batik Beasan di Kabupaten Cianjur.

“Terciptanya motoif batik ini berawal dari perjalanan yang saya lakukan hingga bertemu dengan Abah Harry (Tokoh Batik Cianjuran), dari situ saya banyak mendengarkan sejarah tentang batik. Akhirnya saya sendiri merasa tergerak dan keinginan untuk berbuat lebih bagi negri tercinta yang akhirnya terciptalah motif ini,” sampainya kepada Lead.co.id (2/10/2020).

Dirinya juga merasa bersyukur dengan apresiasi dan support yang diberikan oleh RSUD Kota Bogor atas karyanya ini. Bahkan, masih Aris, berharap ditiap Lembaga apapun potensi ataupun karya dari ide harus di dukung demi kemajuan Bersama.

Baca :  Penertiban Jalan Dewi Sartika Diwarnai Tangisan Para PKL
Makna Filosofis, Batik RSUD Kota Bogor

“Terimakasih RSUD Kota Bogor sebagai Lembaga yang menaungi saya saat ini atas apresiasi dan support yang diberikan bagi saya selaku insan yang mencoba untuk terus berbuat lebih ke masyarakat,” harapnya.

Terpisah, Direktur Utama RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir melalui pesan singkat berharap, batik yang merupakan ciri khas budaya bangsa terus mendunia dan semakin jaya.

“Menjadi raja di negeri dan luar negeri, batik RSUD adalah ciri khas dengan muatan budaya Kota Bogor dan juga budaya organisasi di RSUD itu sendiri,” ucapnya.

Baca :  Polisi Periksa Saksi Kekerasan Terhadap Aktivis

Di sisi lain, Wakil Walikota Bogor, A Dadie Rachim mengapresiasi adanya batik RSUD Kota Bogor. Dia juga menyatakan mendukung segala bentuk pelestarian budaya bangsa.

“Kita mendukung semua upaya melestarikan budaya bangsa termasuk seni batik,” sampainya singkat.

Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here