Bahan Baku Vaksin Sinovac Kembali Tiba di Indonesia

oleh -192 views
Vaksin, Covid-19, Sinovac
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto bersama Jubir Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat kedatangan bahan baku vaksin Covid-19. [File: BPMI Setpres/ Lukas]

LEAD.co.id | Bahan baku vaksin Covid-19 kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa, 2 Februari 2021, sekitar. pukul 10.15 WIB. Kali ini, pemerintah mendatangkan sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin dari perusahaan Sinovac.

“Alhamdulillah pada hari ini tanggal 2 Februari 2021 Indonesia telah menerima kembali bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac sebanyak 10 juta dosis dengan tambahan overfill sebanyak 1 juta dosis,” ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto.

Untuk diketahui, tambahan berupa overfill sebanyak satu juta dosis tersebut merupakan ekstra volume yang diberikan oleh perusahaan Sinovac untuk mengantisipasi proses produksi yang nantinya akan dilakukan Bio Farma.

Baca :  Mahasiswa Bogor Ingatkan Forkopimda untuk Terus Gencarkan Vaksinasi

Vaksin produksi Sinovac tersebut adalah vaksin yang saat ini digunakan Indonesia dalam tahapan awal vaksinasi dan merupakan salah satu vaksin Covid-19 dalam program vaksinasi massal secara gratis kepada 181,5 juta masyarakat Indonesia. Di tahap pertama ini, pemerintah memprioritaskan para tenaga kesehatan untuk pertama kali memperoleh vaksin tersebut.

Presiden Jokowi sendiri telah menerima dua dosis suntikan vaksin tersebut masing-masing pada 13 dan 27 Januari 2021 lalu untuk membuktikan bahwa penggunaan vaksin tersebut telah melalui sejumlah uji klinis dan aman diberikan kepada masyarakat.

Vaksin Covid-19 produksi Sinovac sebelumnya telah menerima izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Vaksin tersebut juga telah memperoleh fatwa halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Baca :  Tekan Penyebaran Covid-19, Pegawai Karantina Merauke Laksanakan Vaksinasi

Untuk selanjutnya, bahan baku vaksin tersebut akan diproduksi lebih lanjut oleh Bio Farma menjadi vaksin siap pakai yang juga akan digunakan dalam program vaksinasi massal secara gratis bagi 181,5 juta masyarakat Indonesia.

“Semua bahan baku vaksin ini setelah diolah menjadi produk jadi, terlebih dahulu harus melalui sejumlah rangkaian uji mutu yang ketat yang dilakukan oleh laboratorium Bio Farma dan BPOM untuk memastikan vaksin yang kita hasilkan memenuhi standar kualitas dan mutu yang telah ditetapkan,” tutur Bambang.

Kedatangan 10 juta dosis bahan baku vaksin ini merupakan kedatangan yang keempat setelah pada kedatangan-kedatangan sebelumnya pemerintah mendatangkan sebanyak 1,2 juta dan 1,8 juta dosis vaksin siap pakai. Pada kedatangan ketiga, pemerintah juga memperoleh 15 juta dosis bahan baku vaksin yang selanjutnya akan diproses oleh BUMN farmasi Bio Farma.

Baca :  Polsek Ciampea Monitoring Vaksinasi Covid-19 Puskesmas Pasir

Hadir menyaksikan ketibaan vaksin tersebut di antaranya ialah Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi, Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, dan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari PT Bio Farma Bambang Heriyanto.

Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *