Bandingkan Nabi dengan Soekarno, HMI Tuntut Sukmawati Minta Maaf

oleh -230 views

LEAD.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor menuntut Sukmawati Soekarnoputri agar meminta maaf terkait pidatonya yang menyinggung Nabi Muhammad dan Presiden Sukarno pada 11 November 2019 lalu.

“HMI Cabang Kota Bogor meminta Soekmawati meminta maaf kepada umat islam dan menarik lagi apa yang telah diucapkan”, tegas Ketua Umum HMI Kota Bogor, Herdiansyah Iskandar, melalui siaran pers yang diterima redaksi LEAD.co.id, Selasa (19/11/2019).

Menurut Herdi, ketika Putri Bung Karno tersebut ingin membangunkan semangat jiwa nasionalisme dalam sebuah acara, sebaiknya tidak perlu membandingkan bandingkan antara Nabi Muhammad dengan Ir. soekarno. Hal itu menurutnya, karena kurang etis dan kurang pantas didengar oleh kalangan umat Islam.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pada abad ke 20 Nabi Muhammad tidak ikut berjuang dalam kemerdekaan. Tapi, lanjutnya, hal yang harus di ingat oleh Sukmawati adalah, bahwa spirit Pemuda serta Masyarakat khususnya umat Islam dalam memerdekaan bangsa indonesia ini terinspirasi dari Rasulullah, karena Rasulullah SAW lah orang yang paling menentang penindasan, perbudakan dan ketidak adilan.

Baca :  Demo HMI di Kampus UTM, Begini Kronologinya

“Dan itu termotivasi dari ajaran Islam,” tegas Mahasiswa Fakultas Hukum UIKA ini.

Terkait itu, Herdi mengisahkan bahwa, pada 25 Januari 1934 di Endeh, berkirim surat dengan T.A. Hassan (Guru Persatuan Islam) Bandung yang menjadi pembendaharaan antara seorang yang ingin belajar Islam dan seorang yang memandu kepemahaman Islam, soekarno mengatakan bahwa, Islam zaman sekarang menghadapi persoalan yang beribu ribu lebih, dan menurut keyakinan Soekarno salah satu kecelaan Islam zaman sekarang ialah pengeramatan manusia yang menghampiri kemusyrikan. Pengeramatan manusia itu penyebab sesuatu yang mematahkan jiwanya agama dan ummat, karena pengeramatan manusia melanggar Tauhid, kalau Tauhid rapuh datanglah kebencanaan. Tidak ada satu agama yang menghendaki kesama-rataan lebih dari pada islam, jadi Islam menyamaratakan semua manusia dan tidak ada pengeramatan kepada manusia kecuali Nabi Muhammad Saw, yang dikeramatkan dalam rukun iman dan pada akhirnya menjadi lafaz syahadat bagi setiap ummat islam dan bagi yang ingin memeluk Islam.

Baca :  Peduli Bencana di Indonesia, HMI Koorkom Unas Salurkan Bantuan Ke PMI Pusat

Sebelumnya, Putri Presiden Soekarno ini memberikan pidato di acara bertema ‘Bangkit Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme, pada 11 November 2019. Saat berpidato, Sukmawati melemparkan pertanyaan yang menyinggung antara Nabi Muhammad dan Ir. Soekarno, hingga berujung kecaman publik dan laporan ke pihak kepolisian.

“Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di Abad 20 itu yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir. Soekarno untuk kemerdekaan,” ucap Sukmawati.

Menyikapi hal itu, pihak HMI Cabang Kota Bogor meminta Soekmawati untuk minta maaf kepada Umat Islam dan menarik lagi ucapan yang dinilai kontroversial, serta tidak pantas untuk diucapkan tersebut.

Baca :  Terbitkan Kartun Nabi, Majalah Prancis Diprotes

“Dalam keyakinan kami yang beragama Islam, sosok Nabi Muhammad Saw itu tidak bisa dibandingkan dengan siapapun di Negara ini, karena beliau sosok Pemimpin yang ideal bagi ummat,” tutupnya. (AP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *