LEAD.co.id | Puluhan warga Cluster Oekwod, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor melakukan aksi unjuk rasa, menolak adanya tempat pembuangan sampah (TPS), yang jaraknya hanya 20 meter dari lokasi TPS.
“Kami jujur menolak, dengan adanya TPS, karena lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman kami,” kata salah warga, Umbar, kepada wartawan, Minggu (12/07/20).
Menurutnya, aksi yang dilaksanakan agar pihak Pemerintah Kota Bogor bisa mendengar aspirasi warga. Bahkan, selama 1 tahun terakhir, warga merasa terusik dengan bau tak sedap ini.
“Sudah banyak warga kami, yang sakit akibat bakteri sampah tersebut,” jelas dia.
Truk sampah, kata dia, dalam 7 hari hanya 2 kali mengangkut sampah di sini, artinya, sisa sampah tersebut pastinya menumpuk.” Awal kami mengisi rumah di sini, tidak ada perjanjian dengan pihak pengembang, bahwa akan ada TPS yang jaraknya itu berdekatan dengan rumah kami, ” imbuh dia.
Sementata itu, pihaknya juga sudah melayangkan surat ke Pemerintah Kota Bogor, namun, hingga kini, belum ada tangapan mengenai pemindahan TPS tersebut.
“Dari pihak kelurahan, maupun kecamatan kami berharap, bisa membantu warganya, untuk menangani permasalahan ini, karena, kami sudah capek dengan kondisi yang menghantui bau sampah ini,” pungkas dia.

