Jalan Desa Jadi Perumahan, Warga Nagrak Datangi Pemda Bogor

0
Jalan, Perumahan, Warga, Nagrak, Pemda Bogor
Herry N. P. Hutapea saat mendampingi warga Desa Nagrak beraudiensi dengan perwakilan Pemda Bogor, di Kantor Bupati Bogor, Jumat (20/11).

LEAD.co.id | Sekitar 20 orang warga di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, mendatangi Kantor Bupati Bogor, Jl. Tegar Beriman, pada Jumat (20/11/2020). Mereka mempertanyakan lahan yang akan dibangun perumahan oleh pihak Summarecon.

Lahan yang dipersoalkan berfungsi sebagai jalan yang hidup yang digunakan oleh warga RW 007, Desa Nagrak. Pihak Summarecon akan menjadikan lahan itu sebagai perumahan.

Namun, sangat disayangkan karena Bupati Bogor tidak bisa bertemu dengan perwakilan warga. Warga akhirnya ditemui perwakilan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bogor bersama Camat Sukaraja.

“Kita ketemunya hanya perwakilan dari pemerintah, dari pihak dinas sendiri, meminta kepada Camat Sukaraja untuk menyelesaikan permasalahan warga dengan pihak Summarecon,” kata Herry N. P. Hutapea, selaku kuasa hukum warga.

Baca :  Kekeringan, Polres Bogor Kirim Air Bersih bagi Warga Jonggol

Ia menjelaskan, telah terjadi keresahan warga akibat tidak adanya transparansi dari Pemerintah Desa. Sehingga, warga mencoba untuk mencari solusi dengan beraudiensi ke Bupati Bogor meski hanya ditemui perwakilan Dinas dan pihak Kecamatan Sukaraja.

“Kalau Solusinya masih belum memuaskan hasilnya, karena belum menemukan titik temu. Kami ingin permasalahan ini ada sebuah solusi yang menyenangkan terhadap warga yang dirugikan,” ujar dia.

Selain itu, kata dia, lahan yang akan digunakan perumahan ini merupakan sebuah jalan yang memang digunakan oleh warga untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Anehnya, jalan tersebut malahan jalan ini dengan bentuk kerjasama untuk dijadikan perumahan oleh Summarecon.

Baca :  Warga Kota Bogor Keluhkan Bantuan Beras Tidak Layak Konsumsi

“Warga juga bingung kok jalan bisa kerjasama untuk dijadikan perumahan, dan kami mempertanyakan hal ini, kepada pemerintah, jalan yang mana bisa di kerjasamakan, lalu nanti warga harus lewat mana untuk aktifitasnya,” jelas dia.

Dia juga menyampaikan bahwa, akibat adanya proyek pembangunan ini, warga juga terkena dampak banjir ketika hujan melanda kawasam Bogor.

“Bukan hanya satu rumah, akan tetapi banyak rumah yang terkena banjir lintasan,” pungkasnya.

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here