Biskita Transpakuan Resmi Beroperasi di Koridor Pusat Kota

oleh -434 views
Biskita Transpakuan, Transpakuan, PDJT, Koridor Transpakuan, Pusat Kota

BOGOR (LEAD.co.id) – Biskita Transpakuan koridor 1 dan 2 telah resmi beroperasi pada Rabu (15/12/2021). Bus tersebut melayani rute Terminal Bubulak – Cidangiang (Botani Square) dan Terminal Bubulak – Ciawi.

Koridor 1 dan 2 ini merupakan jalur di pusat Kota Bogor yang menyusuri koridor lainnya. Saat ini, sebanyak 28 bus telah beroperasi di kedua koridor tersebut.

“Ada tambahan 28 bus baru yang beroperasi, terdiri dari 15 unit di koridor 1 dan 13 unit di koridor 2,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan dua koridor tersebut.

Pemberangkatan bus di koridor 1 itu dimulai dari Terminal Bubulak dan melintasi Jalan KH Abdullah Bin Nuh – Jalan Sholeh Iskandar – Jalan KS Tubun – Jalan Raya Pajajaran – Baranangsiang (Transfer Point Cidangiang / Botani Square).

Sedangkan untuk jalur kepulangan melintasi Cidangiang – Jalan Cikabuyutan – U Turn Tol Jagorawi – Jalan Raya Pajajaran – Japan Otto Iskandardinata – Jalan Juanda – Jalan Jalak Harupat – Jalan Salak – Jalan Raya Pajajaran – Jalan KS Tubun – Jalan Sholeh Iskandar – Jalan KH Abdullah Bin Nuh – Terminal Bubulak.

Baca :  Mulai 20 Mei, Tarif Biskita Ditetapkan Rp 4000

Sedangkan koridor 2 dimulai di Terminal Bubulak melintasi Jalan KH Abdullah Bin Nuh – Jalan Letjen Ibrahim Adjie – Japan Raya Gunung Batu – Jalan Veteran – Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Gatot Subroto – Jalan Merdeka – Jalan Kapten Muslihat – Jalan Juanda – Jalan Jalak Harupat – Jalan Raya Pajajaran – Baranangsiang (Cidangiang) – Jalan Cikabuyutan – U Turn Tol Jagorawi – Jalan Raya Pajajaran – Jalan Raya Tajur – Ciawi.

Rute sebaliknya melintasi Ciawi – Jalan Raya Tajur – Jalan Raya Pajajaran – Jalan Otto Iskandardinata – Jalan Juanda – Jalan Kapten Muslihat – Jalan Veteran – Jalan Raya Gunung Batu – Jalan Letjen Ibrahim Adjie – Jalan KH. Abdulah Bin Nuh – Terminal Bubulak.

Baca :  Biskita Transpakuan Berhenti Operasi, Organda Kecewa

Hadirnya 49 bus di 4 koridor telah mengurangi 147 angkot di Kota Bogor. Dia berharap, tahun depan jumlah bus akan bertambah dengan konsorsium PDJT, Lorena, Kodjari dan lainnya.

“Tahun depan mudah-mudahan bisa bertambah lagi. Dengan konsorsium yang ada, PDJT, Lorena, Kodjari dan semuanya. Terimakasih juga kepada BPTJ kemenhub,” kata Bima.

Direktur Utama Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT), Lies Permana Lestari mengungkapkan, dengan diluncurkan koridor 1 dan 2 itu telah menggenapkan dua koridor yaitu 5 dan 6 yang sebelumnya telah diluncurkan.

“Insya Allah nanti tahun depan akan ada dua koridor lagi, tapi kami menunggu koordinasi dengan BPTJ. Termasuk penambahan 26 unit bus lagi. Tarif belum, masih ujicoba,” tambah Lies.

Baca :  Digugat, Perumda Trans Pakuan Dihukum Bayar 21 Miliar

Bima mengatakan, tarif Biskita Transpakuan sampai saat ini masih gratis sampai waktu yang ditentukan oleh Pemkot Bogor. Dia mempersilahkan warga untuk menikmati layanan bus tersebut.

“Untuk warga Bogor silahkan menikmati, masih gratis. Kalau ditanya sampai kapan? Sampai ada keputusan lebih lanjut, tapi kalau pun bayar nantinya Insya Allah sangat bersahabat,” ungkapnya.

Dia juga menceritakan tingginya animo warga terhadap Biskita Transpakuan yang bekerjasama dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan ini.

“Bahkan ada yang lapor, ‘Pak Wali, tolong ibu saya diingatkan sudah berhari-hari muter. Keasikan naik bis yang nyaman muter-muter Bogor.’ Memang banyak ibu-ibu yang naik kalau ditanya jawabnya tidak tahu ke mana saja, yang penting gratis,” ungkapnya.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *