BPPSDMP Kementan Menjawab Tantangan Era Milenial

0

LEAD.co.id | Badan Penyuluhan dan Pengembagan SDM Pertanian (BPPSDMP) menyelenggarakan pertemuan Evaluasi Kinerja Pemantapan Sistem Pelatihan Pertanian guna menyiapkan SDM pertanian yang Mandiri, profesional dan berdaya saing melalui pendidikan, pelatihan vokasi  dan sistem penyuluhan yang berkesinambungan berorientasi teknologi informasi digital.

Kepala BPPSDMP, Momon Rusmono menekankan bahwa, keberhasilan pembangunan pertanian,  tidak terlepas dari peran para peneliti, penyuluh pertanian, dosen dan widyaiswara maupun aparat pertanian lainnya ditingkat lapangan, serta peranan dari para penggiat pertanian baik di sektor produksi maupun wirausahawan dibidang pertanian.

Baca :  Menyesalkan Pencabutan Keputusan Kementerian Pertanian yang Memposisikan Ganja sebagai Tanaman Obat

“Untuk itu BPPSDMP Kementan fokus menyiapkan SDM pertanian yang kompeten, profesional dan berdaya saing melalui pendidikan, pelatihan vokasi  dan sistem penyuluhan yang berkesinambungan berorientasi teknologi informasi digital,” lanjut Momon.

Untuk diketahui, Ditjen Dikti Kemendikbud menginformasikan bahwa, tahun 2025 kita akan mempunyai pemuda yang bergerak di sektor pertanian sebanyak 536.000 orang ini menjadi potensi kita bersaing dengan negara-negara lain. Karenanya, Kementan melalui BPPSDMP fokus mendorong dan menyiapkan generasi muda yang kompeten dan bersertifikasi, menuju generasi milenial yang mampu bertarung di berbagai sektor pertanian mulai dari hulu sampai hilir.   

Baca :  Pemkab Pamekasan Gelar Millenial Job Fair

Lebih lanjut Momon mengemukakan, dalam menjawab tantangan era milenial ini kita harus   mengubah mindset bahwa petani bukan hanya pekerja disawah tapi petani sebagai pengusaha dibidang pertanian.

Untuk itu, kata Momon, pelatihan berorientasi pada modernisasi pertanian serta proses hilirisasi dalam memberikan nilai tambah hingga pemasaran pada hasil produk pertanian. “Dan selain itu juga ada pelatihan yang berbasis kompetensi untuk job seeker dan yang tidak kalah penting adalah pelatihan dan fasilitasi penumbuhan wirasusaha  muda,” terangnya. (Dzl)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here