BOGOR (LEAD.co.id) – Aditya Gunawan, Budayawan Bogor Barat yang juga sutradara teater sekaligus pegiat seni musikalisasi puisi telah meninggal karena sakit yang cukup lama dideritanya.
“Tetap eksis Abah Aditya dan memberikan semangat kepada anak-anak binaannya”, ujar Ludia, rekan pengurus Sanggar Cakrawala yang diasuh oleh Aditya Gunawan.
Abah Aditya, begitu panggilan akrabnya, ia lahir di Bangka Belitung, 10-10-1965 dan meninggal, 5 Agustus 2021 dalam usia 56 tahun pukul 14.30 di Rumah Sakit Asyifa Leuwiliang Kab. Bogor.
Menurut rekannya yang juga budayawan dan sastrawan Rd. Ace Sumanta, bung Aditya sudah aktif berkesenian sejak tahun 1980 di teater dan mengajar ekstra kurikuler di beberapa sekolah di Kota dan Kabupaten Bogor.
“Pernah meraih sutradara terbaik dan penulis skenario terbaik tahun 1987 saat Festival Drama Perjuangan di Gedung Kemuning Gading Kota Bogor”, kenang Ace Sumanta.
Setelah itu, banyak menggarap event lainnya bersama Sanggar Bening yang dipimpin Ace Sumanta di Lewiliang tahun 1988-1992 kala itu, dan banyak menggelar event sastra dan drama Kolosal di Lapangan Leuwiliang ketika itu menyambut kehadiran Bupati Bogor, Ediyoso Martadipura. “Tentu meriah dan kerja bagus”, kata Ace (Jumat, 6 Agustus 2021) di Sanggar Satya Citra yang juga Rumah Baca yang mana Aditya Gunawan sering berkunjung untuk diskusi dan mencari referensi untuk pembuatan naskah drama dan puisi.
Selain melatih drama, belakangan Aditya banyak menulis puisi dan melatih anak-anak dalam Musikalisasi Puisi dan pentas di Aula RRI Bogor saat acara Pidato Kebudayaan dari Ace Sumanta. Aditya Gunawan juga pengurus Yayasan Seni Rahyang Niskala Sunda yang dipimpin Rd. Diana di Kecamatan Leuwisadeng. Bicara soal sosok Aditya Gunawan, menurut budayawan Ace Sumanta sangat unik, kreatif dan tak mengenal cape. Disamping guru ekskul juga juri diberbagai lomba teater dan pembacaan puisi.
“Orangnya selalu ingin belajar, walaupun beliau senior tetap tidak sungkan jika bertanya untuk menambah ilmu”, ujar Ace. Menurut salah satu anak muridnya Ilham, Abah Aditya pekerja keras dan penyayang”, kenangnya.
Harapan bagi semua muridnya semangat Abah Aditya harus menjadi semangat dan pembelajaran untuk kita semua”, ujar Ludia yang menjadi sekretaris Sanggar Cakrawala.
“Semoga Abah Aditya Gunawan wafat dalam Husnul Khotimah dan semangat berbudaya terwarisi bagi generasi penerus”, ujar Ace saat di rumah baca miliknya.
Reporter: Jhonie Araya
Editor: Aru Prayogi





