Bulog Jabar Evaluasi Beras Bansos Dibawah Standar Konsumsi

0

LEAD.co.id | Banyaknya keluhan masyarakat tentang beras bantuan sosial yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, berada dibawah standar rata-rata beras konsumsi yang berada warung.

Disi lain, pihak Bulog Wilayah Jawa Barat mengakui dan akan melakukan evaluasi dengan menganti beras yang sudah di distribusikan untuk bantuan jaringan penanganan Covid-19.

“Hari ini agendanya silaturahmi, kalau dulu Halal bi Halal, gudang Bulog ini memang menjadi penyaluran Bansos kepada 200 ribu kepala keluarga atau RTS dengan penyaluran beras sebanyak 30 Kg per KPM, ” kata Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat, Benhur Ngkaimi kepada wartawan, Selasa (02/06/2020).

Baca :  Fasos Fasum Diserobot, LBH Gentar Dampingi Warga Griya Alam Sentosa

Ia menjelaskan, sebulan terakhir ini pihaknya akan melakukan evaluasi selama tiga bulan, walaupun bisa dikatakan telat, akan tetapi pihaknya ingin memperbaiki pendistribusian agara masyarakat tidak kecewa dengan beras Bulog.

‘Kami (Bulog. Red) akan bertanggung jawab, dari kualitas beras ini, kami terus evaluasi. dan semua pejabat Kabupaten Bogor, terutama dalam distribusi kami ingin warga menikmati dalam kondisi seperti ini,” jelasnya.

Terkait temuan beras yang tidak layak di konsumsi, dirinya mengungkapkan, pihaknya akan perbanyak produksi di gudangnya. Jadi normalnya per hari 40 ton akan dipaksakan sekitar 60 ton, jadi tadi malam sampai jam 9 pelaksanaan packing, yang dilakukan oleh buruh harian lepas.

Baca :  Anniversary Ke 3 MPB, Diisi Raker dan Talkshow Atraktif

“Artinya quality control kurang yang dilakukan oleh buruh harian, setelah minggu ini saya siapkan di gudang lain sehingga tidak dipaksakan kuantitasnya. Tetapi untuk stok beras aman 230 ribu ton di Jawa Barat, bahkan dalam setahun sudah aman dan di evaluasi untuk kualitasnya,” pungkasnya.

Reporter : Jhonie
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here