Bupati Pamekasan Resmi Buka Kick Off Sensus Penduduk 2020

oleh -277 views

LEAD.co.id | Bupati Pamekasan Baddrut Tamam membuka secara resmi Kick Off Sensus penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) di Pendopo Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Senin (31/8/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Baddrut mengatakan, keakuratan data dapat mempengaruhi sistem dan kinerja pemerintahan.

“Kita tidak mungkin bisa bekerja dengan luar biasa jika data tidak akurat. Sebaliknya, dengan data yang akurat dan sistem yang bagus, insyaAllah kita bisa bekerja dengan maksimal,” katanya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu pun berharap, pada sensus penduduk tahun 2020 ini dapat mewujudkan keinginan Presiden Indonesia untuk mendapatkan data yang akurat dapat tercapai dengan baik.

Baca :  Pelatihan Menjahit, Pemdes Tambung: Upaya Meningkatkan Produktivitas Masyarakat

“Mudah-mudahan dengan sensus ini, kita bisa mendapatkan sata yang akurat, yang valid. Dan mudah-mudahan setelah data ini terkumpul, sensus ini bisa terselesaikan denggan baik,” katanya penuh harap.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan, Dicky Hariyadi mengatakan, Sensus tersebut akan dilakukannya mulai tanggal 1 September hingga 15 September, 2020.

Untuk menyelesaikan tenggang waktu 15 hari tersebut, pihaknya akan mengerahkan petugas sensus sebanyak 748 orang.

Ratusan petugas itu, kata dia, telah dibekali pengetahuan sensus dan akan disebarluasnya di 13 kecamatan yang ada di kabupaten Pamekasan.

Baca :  Polres Pamekasan Gelar Gebyar Expo Pengembalian BB Hasil Kejahatan

Sekalipun malam hari, masih kata Dicky, sensus penduduk tetap akan dilakukan pada tanggal tersebut. “Sebab pada tanggal 15 September tahun 2020 ini adalah momen puncak sensus penduduk,” ungkpanya.

Lebih lanjut, Dicky menyampaikan, ratusan petugas tersebut juga akan dibantu oleh 60 koordinator statistik, yang akan dikerahkan di seluruh kecamatan.

“Pada tanggal 15 September itu tidak boleh ada warga yang terlewat tidak terdata. Barangkali ada masyarakat yang tinggal di emperan (pelosok), dan pelabuhan yang belum terdata maka akan kita catat semuanya,” tambahnya.

Baca :  Dicekoki Miras dan Digauli, Perempuan di Pamekasan Laporkan Kekasihnya ke Polisi

Untuk menjamin semua penduduk di Pamekasan terdata keseluruhan, pihaknya juga menghimbau kepada ratusan petugas dan puluhan koordinator statistik tersebut untuk berkoordinasi dengan dengan para tokoh setempat.

“Sehingga para petugas sensus penduduk ini saat akan turun ke lapangan, nanti dibantu oleh Kepala Dusun, Pengurus RT dan RW,” ungkapnya. ADV

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *