Covid-19 Menurun, Cianjur Siapkan Fase New Normal

0
Covid-19, Cianjur, New Normal
Pemerintah Kabupaten Cianjur bersiap fase New Normal (Sumber foto: Pendim 0608)

LEAD.co.id | Grafik penyebaran virus corona (Covid-19) di Wilayah Kabupaten Cianjur hingga saat ini terus mengalami penurunan dari hasil Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga, berdasarkan analisa dari beberapa pihak, Kabupaten Cianjur dapat mengikuti fase new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Meski demikian, saat ini masih terdapat kasus Pasien Dalam Pemantauan (PDP) yang meninggal.

Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, menjelang new normal ada beberapa hal yang harus di antisipasi, seperti arus perjalanan orang yang masuk ke Cianjur. Karena itu, pengawasan di perbatasan di wilayah harus tetap di perketat.

Baca :  SMSI Desak Polisi Tangkap Penyerang Kantor Pers Cianjur

“Pemerintah Daerah (Pemda) dan Gugus Tugas penanganan Covid -19 harus segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) baru yang akan menjadi panduan protokol kesehatan baru di fase normal. Nantinya Perbub tersebut mengatur Protokol kesehatan di semua bidang, termasuk salah satunya penempatan jumlah personel dan tempat-tempat keramaian, baik pasar modern, maupun pasar tradisional dan tempat wisata,” paparnya.

Sementara itu, dalam new normal nantinya sejumlah pasar dan toko non pangan serta rumah makan yang di ijinkan buka harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam penanganan corona jangka panjang saat ini, pihaknya berharap masjid dan tempat ibadah bisa berperan aktif dalam memberikan edukasi dan bantuan bagi warga. Tokoh agama pun, ujar dia, bisa menjadi garda terdepan untuk memperkuat apa yang sudah dilakukan aparatyr wilayah.

Baca :  Plt. Kades Wakumoro Proaktif Putus Mata Rantai Covid-19

“Nanti sosialisasi bisa dilakukan di lingkungan mesjid, baik secara tatap muka terbatas. Dengan tetap menjaga jarak atau dengan menggunakan pengeras suara,” tambahnya.

Nantinya, apabila grafik Covid-19 terus menurun, maka masjid dan tempat ibadah lainnya bisa mulai aktivitas ibadah dengan berjamaah dan tetap melakukan protokol kesehatan yang akan diatur secara detail sesuai kondisi masing-masing.

“Namun dalam beberapa terakhir ini harus diantisipasi arus mudik dan balik, masuk dan melewatu Cianjur, sehingga di imbau agar mesjid yang lokasinya berada di perlintasan dan mudah di akses publik agar tidak melaksanakan aktivitas ibadah secara berjamaah,” tegasnya.

Baca :  Dewan Usulkan Pemkab Pamekasan Segera Terapkan PSBB

Sumber : Pendim 0608
Reporter : Sally Sumeke
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here