LEAD.co.id | Di masa new normal ini, Dompet Dhuafa (DD) melalui unit bisnis sosialnya yaitu DD Social Enterprise (DDSE) meluncurkan berbagai layanan kemudahan bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadah Idul Adha di tahun 2020 ini. Ibadah yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh umat islam ini pada kondisi normal tentu tidak mengalami kendala berarti.
Namun, di era new normal, keadaan menjadi berbeda. Penyembelihan dan pendistribusian hewan kurban yang merupakan ritual utama di Hari Raya Idul Adha yang pada kondisi normal dilakukan secara berkelompok dan melibatkan massa dalam jumlah besar, menjadi hal yang harus dihindari dan tidak dianjurkan oleh pemerintah di era new normal, Jumat (24/7/2020).
Untuk itu DDSE melalui unit Asset Trust Development (ATD), meluncurkan berbagai layanan antara lain; jasa potong hewan kurban yang bekerjasama dengan RPH (Rumah Pemotongan Hewan) dan karantina potong khusus yang menerapkan protokol kesehatan, penyediaan kemasan daging kurban ramah lingkungan, serta penyediaan alat cacah daging kurban dengan harga yang sangat terjangkau. Hal ini diharapkan dapat membantu masyarakat dan tentu saja dalam rangka mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“DDSE menjadi solusi bagi masyarakat yang berkurban meski ditengah pandemi Covid-19, kami melayani jasa pemotongan hewan kurban bekerjasama dengan RPH yang sudah kami percayakan serta di jamin dari kebersihan hingga kesehatannya yang disesuaikan dengan protokol kesehatannya. Kami juga menyiapkan kemasan daging yang ramah lingkungan hingga menyediakan alat cacah daging tentu saja dengan harga terjangkau,” ujar Herdiansah, Direktur Utama Asset Trust Development.
“Kami harapkan terobosan dan solusi baru ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lebih luas lagi dalam melaksanakan kurban, selain tahun ini akan ada peningkatan kurban dari masyarakat di sisi lain kami memberdayakan mustahik yang berprofesi sebagai tukang jagal, dan mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkas Herdiansah.
Sumber: Humas DD
Editor: Aru Prayogi

