Demo di Kemendag, Partai Buruh Tuntut Penurunan Harga

oleh -436 views
Kemendag, Partai Buruh, Penurunan Harga

JAKARTA (Lead.co.id) – Buruh dan petani melakukan unjuk rasa di depan kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (22/3/2022). Massa berasal dari serikat buruh dan serikat petani seperti KSPI, KSPSI AGN, KPBI, dan SPI.

Dalam unjuk rasa ini, massa aksi membawa tiga tuntutan, yaitu: turunkan harga minyak goreng; turunkan harga bahan pokok; dan ganti Menteri Perdagangan.

“Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok, apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, tentu ini akan memberatkan masyarakat,” kata Presiden Partai Buruh, Said Iqbal.

Terlebih, kata dia, masalah itu terjadi di saat kenaikan upah buruh di tahun 2022 ini sangat kecil, bahkan di beberapa daerah tidak mengalami kenaikan.

Baca :  Kemendag Cek Pasar Cibinong, Ada Kenaikan Harga Pangan

Menurutnya, harga minyak goreng Rp 23.900 per liter sangat memberatkan buruh, petani, nelayan, pedagang kaki lima, miskin desa, miskin kota, dan pengangguran.

“Bahkan tidak hanya mahal. Tetapi juga langka dan rakyat harus mengantri seperti pengemis,” tambah Said Iqbal.

Padahal, saat ini Indonesia masih menjadi produsen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terbesar di dunia, dengan angka produksi 40 juta ton lebih per tahun.

Atas dasar itu, buruh mengutuk keras Menteri Perdagangan dan Menko Perekonomian, yang tidak bisa mengendalikan negeri penghasil CPO terbesar dunia, karena minyak goreng saat ini langka dan mahal.

Baca :  Jelang Nataru, Kemendag Cek Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Kota Bogor

“Kami menuntut Menteri Perdagangan diganti karena telah gagal mengendalikan harga,” tegasnya.

Disampaikan Said Iqbal, aksi ini adalah aksi awalan yang dilakukan oleh kaum buruh dan petani. Jika tuntutannya tidak dipenuhi, pihaknya akan melakukan aksi lanjutan yang lebih besar.

 

Reporter: Sally Sumeke

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *