LEAD.co.id | Sebanyak 2500 masker sensi dan 500 Alat Pelindung Badan (APD) untuk pencegahan Covid-19 atau Corona diserahkan kepada Wakil Walikota Dedie A Rachim, di Rumah Dinas Walikota Bogor, Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor, Kamis (2/4/2020). Bantuan tersebut, dari Anggota Komisi VIII, DPR RI, Diah Pitaloka dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Hadir mewakili anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan yang saat itu berhalangan hadir yakni dua staf ahlinya, Ira Octora, Wahyu. Serta, dua perwakilan Fraksi PDI Perjuangan, DPRD Kota Bogor yakni Laniasari, Ence Setiawan serta perwakilan DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Eko Octa.
Jelang penyerahan bantuan, dilakukan teleconference antara Wawalkot Bogor Dedie A Rachim dan Asda Irwan Riyanto dengan Diah Pitaloka yang saat itu akan menghadiri rapat paripurna di DPR.
“Kita sangat paham, Kota Bogor saat ini terbilang tinggi terpapar Covid-19, dan sudah ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB). Saya pun berkomunikasi dengan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen (TNI) Doni Monardo yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) agar kebutuhan APD Kota Bogor disegerakan,” kata Diah saat berkomunikasi virtual dengan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Rumdin Wali Kota Bogor.
Karenanya, Sambung Diah, APD tersebut merupakan kebutuhan mendesak, juga kontinyu dalam penanganan Corona. Selain itu, ia juga meminta pihak Pemkot Bogor bisa berkoodinasi dengan baik saat wabah Corona merebak.
“Kita terus pantau trennya. Kota Bogor, merupakan daerah yang dekat dengan DKI Jakarta (red. tertinggi terinfeksi Corona). Jadi sangat tinggi potensinya. Apalagi APD cenderung digunakan sementara. Jadi, merupakan kebutuhan yang kontinyu. Saya berharap, warga yang terpapar Corona di Kota Bogor semoga bisa menurun nantinya,” lanjut Diah.
“Saya sangat berharap, Pemkot Bogor bisa berkomunikasi terutama saat akan penyaluran Bansos (Bantuan Sosial). Karena, mungkin saja ada yang terlupakan. Karena, Kota Bogor juga banyak ojek online dan profesi lainnya. Jadi, diharapkan bisa intens komunikasi, dengan saya atau dengan DPR yang lain. Juga, dengan DPRD Kota Bogor atau provinsi,” pinta Diah.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menyampaikan ucapan terimakasih serta menginformasikan update data terbaru persebaran kasus virus Corona (COVID-19). Total sejauh ini ada 28 kasus positif virus Corona di Bogor. Sebanyak 2 pasien tersebut termasuk dalam 13 orang total PDP yang meninggal di Kota Bogor. Kini tersisa 11 PDP meninggal yang belum diketahui hasilnya.
“Terimakasih disampaikan kepada Ibu Diah Pitaloka atas bantuannya. Terimakasih secara khusus juga diucapkan kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letjen (TNI) Doni Monardo atas bantuan APD-nya. Saat ini di Kota Bogor, terkonfirmasi positif Covid-19 sejumlah 28 orang, bertambah sebanyak 7 orang dibanding hari sebelumnya,” pungkas Dedie.





