Site icon LEAD.co.id

Dirops PPJ Dampingi Wakapolda Jabar Tinjau Posko PPKM di Pasar

Dirops PPJ, Wakapolda Jabar, Posko PPKM, Pasar Rakyat

Dirops Perumda PPJ, Denny Ari Wibowo mendampingi Wakapolda Jabar, Brigjend Pol Eddy Sumitro untuk meninjau Posko PPKM di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, pada Selasa, 3 Agustus 2021 [File: PPJ via LEAD.co.id]

BOGOR (LEAD.co.id) – Wakapolda Jawa Barat (Jabar), Brigjend Pol Eddy Sumitro mengunjungi Pasar Kebon Kembang Kota Bogor, pada Selasa (3/8/2021). Kedatangan Kapolda untuk meninjau Posko PPKM di Pasar rakyat (tradisional).

Dalam kunjungan ini, Wakapolda didampingi oleh Kapolresta Bogor kota bersama Direktur Operasional (Dirops) Perumda PPJ, Denny Ari Wibowo. Mereka melihat pelaksanaan Swab Antigen bagi para pelaku pasar.

Brigjend Pol Eddy dalam kunjungannya juga membagikan Paket Sembako kepada sejumlah pedagang dan pengunjung di sekitar Posko PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang berlokasi di Jalan Pengadilan, Bogor Tengah.

Dirops Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menjelaskan, kunjungan Wakapolda Jabar ke Pasar Kebon Kembang itu untuk meninjau pelaksanaan PPKM Level 4 di Kota Bogor dan melihat melihat sejumlah Posko PPKM secara langsung.

Denny mengaku bersyukur karena Swab Antigen terhadap para pedagang dan pengunjung pasar hasilnya semua negatif. Adapun Pelaksanaan Swab Antigen tersebut difasilitasi oleh pihak Polresta Bogor Kota.

“Kegiatan Swab Antigen yang dilakukan spontan secara random di Pasar, difasilitasi pihak Polresta Bogor kota, dan Alhamdulillah semuanya negatif,” sebut Denny kepada awak media usai meninjau kegiatan.

Dirops Perumda PPJ, Denny Ari Wibowo mendampingi Wakapolda Jabar, Brigjend Pol Eddy Sumitro untuk meninjau Posko PPKM di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, pada Selasa, 3 Agustus 2021 [File: PPJ via LEAD.co.id]
Saat meninjau kegiatan ini, Brigjend Eddy mengimbau agar vaksinasi dilakukan secara massif, mengingat lasar adalah lokasi yang rentan penularan Virus Corona (Covid-19). Karenanya, dia meminta pihak pengelola pasar dan seluruh warga untuk mendukung perluasan vaksinasi.

Informasi yang diterima Tim Lead.co.id, lebih dari 2000 pedagang dan warga pasar lainnya telah divaksin. Program vaksinasi akan terus dilakukan agar semakin banyak pedagang dan pengunjung pasar yang mengikuti vaksinasi.

Pihaknya juga mengomentari masalah sertifikat vaksin yang akhir akhir ini ramai dibicarakan karena menjadi syarat administrasi bagi sebagian institusi. Pihak PPJ, kata Denny, belum mewajibkan sertifikat Vaksin, tapi fokus penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) bagi pelaku pasar.

“Perumda PPJ belum menerapkan wajib bukti Vaksin bagi pengunjung Pasar, namun lebih kepada Prokes yang ketat, suhu tubuh, cuci tangan dan masker yang harus dipatuhi untuk jam opersional pasar juga masih berlaku sampai dengan jam 3 sore,” kata Dirops PPJ dalam keterangannya.

Reporter: Jhonie Arya
Editor: Aru Prayogi

Exit mobile version