Dispora Gelar Kejuaraan Renang Tingkat SD se-Jabodetabek

0

LEAD.co.id | Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bogor menggelar kejuaraan renang tingkat Jabodetabek yang di ikuti oleh siswa Sekolah Dasar (SD), di Kolam Renang Milakancana, GOR Padjajaran, Kec. Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (27/4/2019).

“Nanti kita akan bina, secara berkala bagi para juara, sehingga Dispora akan memberikan yang terbaik dalam mengawasi atlit renang, maupum cabang olah raga yang lainnya juga, ” kata Kepala Dispora, Eko Prabowo, kepad wartawan.

Ia menjelaskan, kejuaraan renang Dispora Cup yanv je 3, sekaligus mencari atlit yang berbakat di Cabor renang ini. Pada kejuaraan ini, dibagi menjadi 4 kategori, yaitu kategor A kelahiran 2003-2004, kategori B kelahiran 2005-2006, kategori C 2007-2008 dan kategori D kelahiran 2009-2010.

Baca :  Demo Korupsi KPU, FRR Kritisi Keterlibatan Oknum Kejari Kota Bogor

“Dengan di bagi 4 kategori ini, kami akan terus memberikan perhatian yang lebih terhadap peserta yang masih usia dini, nantinya mereka akan betul-betul mencintai olah raga, ” kata dia.

Menurutnya, ketika anak-anak sudah disebarkan virus untuk mencintai olah raga, nantinya, mereka akan mempunyai katakter tersendiri, misalnya, dari sisi kedisiplinan yang mengatur pola hidup sehat dan belajar.

“Ketika sudah mencintai pola hidup dengan olah raga, mereka akan terbiasa dengan jati dirinya, dan anak-anak bisa mengatur antara yang baik dan salah, ” jelas dia.

Baca :  Seperti Apa Kebijakan Pembayaran SPP Sekolah di Kota Bogor Saat Covid-19?

Untuk kedepannya, ketika ada kejuaran kembali baik itu Dispora Cup 4 atau kejuaran lainnya, bahwa Kota Bogor sudah mempunyai atlit yang nantinya sudah disiapkannya usia kelahiran 2003-2004.

“Kelahiran 2003-2004 ini, yang nantinya akan mewakili Kota Bogor pada kejuaraan Popda nanti, mereka akan kita gembleng untuk latihan, bisa pagi, siang, sore bahkan jika memungkinkan malam juga ada latihan, ” ujar dia.

Ia menambahkan, bahwa dirinya sangat optimis, jika atlir renang ini bisa masuk dalam kejuaraan, terutama pendekatan secara personal terhadap anak-anak yang masih usia dini.” Harus ada pendekatan khusus bagi anak-anak agar mereka bisa mengikuti kejuaraan berikutnya, ” pungkas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here