DPPPA Dorong Sekolah Ramah Anak di Kota Bogor

oleh -485 views
DPPPA Kota Bogor, Sekolah Ramah Anak, Kota Bogor Ramah Anak, Kota Ramah Anak

BOGOR (Lead.co.id) – DPPPA Kota Bogor menggelar rapat koordinasi untuk percepatan Kota Layak Anak 2022, di Hotel Salak Bogor, pada Selasa (29/3/2022). Rapat itu untuk meningkatkan status Kota Bogor dari Madya menjadi Nindya.

Kegiatan itu diantaranya dihadiri oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Barat (Jabar), Kepala Cabang Dinas Provinsi, dan Dinas Pendidikan Kota Bogor.

“Kota Bogor telah tiga tahun menyandang predikat tersebut. Termasuk berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan status,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bogor, Iceu Pujiati.

Baca :  Marak Tawuran di Kota Ramah Anak, PSI Minta Polisi Patroli Rutin

Predikat Madya untuk Kota Bogor sebagai Kota Layak anak telah berjalan tiga tahun lalu, yakni sejak 2019. Menurut Iceu, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan status tersebut.

Ke depan, pihaknya akan mendorong Kota Bogor sebagai Kota Layak Anak yaitu dengan Sekolah Ramah Anak. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan diharap segera menjadikan Sekolah yang Ramah Anak.

Menurut ketentuan UNICEF, Kota ramah anak yaitu kota yang menjamin hak setiap dengan menyediakan akses pelayanan kesehatan, pendidikan, air bersih, sanitasi yang sehat dan bebas dari pencemaran lingkungan.

Baca :  Kota Bogor Deklarasi Rumah Ibadah Ramah Anak dan Disabilitas

Selain itu, menyediakan kebijakan dan anggaran khusus untuk anak dan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak sehingga memungkinkan anak dapat berkembang.

Menurut dia, Kota Layak Anak melakukan keseimbangan di bidang sosial, ekonomi, serta terlindungi dari kerusakan lingkungan dan bencana alam.

Selain itu, memberikan perhatian khusus pada anak yang bekerja di jalan, mengalami eksploitasi seksual, hidup dengan kecacatan, tanpa dukungan orang tua.

“Kita membutuhkan wadah bagi anak-anak untuk berperan serta yang berpengaruh langsung terhadap kehidupan anak-anak,” ungkap Iceu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *