LEAD.co.id | Tim gabungan belum berhasil menemukan dua murid SMP Negeri 1 Turi pasca insiden susur Sungai Sempor, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta, hingga pukul 16.00 sore tadi.
Data Pusdalops mencatat, total murid yang melakukan aktivitas ini berjumlah 249 murid dengan rincian kelas 7 sejumlah 124 murid dan dan kelas 8 sejumlah 125. Posko mencatat 216 murid selamat sedangkan 23 murid luka-luka.
Sementara itu, perkembangan terkini murid yang menjadi korban meninggal berjumlah 8 murid, dan dua (2) lainnya masih belum ditemukan/terkonfirmasi.
Operasi pencarian malam ini telah dihentikan, namun pemantauan tetap dilakukan oleh tim gabungan. Aktivitas malam tersebut tidak direkomendasikan untuk operasi penyisiran maupun penyelaman.
Dam yang menjadi fokus pencarian yaitu di Dam Matras, Bubrah, Lengkong, Polowidi, Watu Gajah, Gawar dan Tempuran Bedog. Pos Operasi telah menyusun rencana operasi hari ketiga yang akan berlangsung esok hari, pukul 06.30 WIB.
“Hari ini penyelaman yang didukung peralatan sonar scan dari BPBD Kabupaten Bantul ini dilakukan di beberapa titik namun belum membuahkan hasil,” ungkap siaran pers Kepala Pusdatinkom BNPB, Agus Wibowo, Sabtu petang (22/2/2020).
Tim selam dari SAR DIY, Jawa Tengah, Linmas DIY, Linmas Kaliurang, DIY unit Wonokerto. Tim selam ini melakukan penyelaman di dua titik yang terbagi area sekitar jembatan dukuh dan dam Lengkong.
Tim gabungan sebanyak 45 lembaga melakukan pencarian dan evakuasi terhadap murid yang hanyut di Sungai Sempor sejak Jumat sore (21/2). Ke-45 lembaga tersebut bekerja di bawah kendali Pos Komando yang bertempat di SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Yogyakarta.
Pusdalops D.I. Yogyakarta mencatat lebih dari 180 orang bekerja untuk melakukan pencarian dan evakuasi murid kelas 7 dan 8 yang saat itu hanyut karena arus deras Sungai Sempor. Ke-45 lembaga tersebut antara lain BPBD, Basarnas, PMI, TNI, Polri, Dinsos, Tagana, SAR DIY, Dinkes, Rescue 920, Code X, PITU Rescue, GBS, IOF, Bahari, MDMC, SAR Linmas, Sembada Rescue, SAR MTA, PRB Mlati, Ramagama, Pendaki Indonesia, SAR Cangkringan, Banops DIY, Bala SAR, SKB, AMC, Restam, KRI, Kokam Turi, SAR Semesta, Destana, Guruh Merapi, Rescue 328, Kompas, LSC, Mapala Satu Bumi, Mahaguru, Bagana Banser, TRC Gamping, komunitas relawan. Penanganan daruat juga dibantu oleh warga setempat.





