Ekspor Mobil via Pelabuhan Patimban, Jokowi Optimistis Terus Meningkat

oleh -447 views
Ekspor Mobil, Produksi Mobil, Pelabuhan Patimban, Jokowi, Ekspor, Optimistis

SUBANG (Lead.co.id) – Presiden Jokowi meninjau pelepasan ekspor kendaraan di kawasan Pelabuhan Patimban, Kabupaten Subang, pada Selasa (8/3/2022) Dia mengaku senang dengan kehadiran Pelabuhan tersebut dalam meningkatkan ekspor kendaraan ke berbagai negara.

“Melihat progres tiga bulan ini kelihatannya bisa naik menjadi 180 ribu mobil untuk ekspor ke Filipina, ke Brunei, ke Jepang, dan juga ke Vietnam,” ujar Jokowi.

Pelabuhan yang sudah aktif beroperasi sejak bulan Desember 2021 tersebut telah melepas ekspor kendaraan sebanyak 24 ribu unit dalam keadaan lengkap. Jokowi menyebut bahwa, ekspor tersebut akan terus berkembang ke negara lainnya.

Baca :  Jokowi Tanggapi Isu Tiga Periode: Kita Harus Taat Konstitusi

“Ini saya kira awal, nanti akan dikembangkan ke negara-negara yang lain. Sehingga satu bulan kurang lebih dari sini akan bisa diekspor 15 ribu mobil,” tuturnya.

Dia mengapresiasi jumlah ekspor kendaraan di Pelabuhan Patimban yang dinilai tinggi dan berharap agar pelabuhan tersebut dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Ini akan sangat bagus, artinya industri kita meskipun pandemi tetap bergerak terus, meskipun pandemi kita juga tetap ekspor terus dan kita harapkan ini akan ikut memberikan sumbangan kepada pertumbuhan ekonomi negara kita,” ucapnya.

Baca :  Naik Perahu Naga, Jokowi Resmikan Bendungan Ladongi Kolaka Timur

Pada kesempatan terpisah, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menuturkan bahwa, Indonesia memiliki pasar domestik dan kemampuan manufaktur yang baik sehingga dapat menarik para investor.

“Pasti investor, apakah itu Jepang dan negara-negara yang lain pasti berorientasi pada negara yang punya kekuatan domestik dan juga keahlian yang baik, sehingga pada saat nanti ekspor juga punya kapabilitas,” ujar Menhub Budi.

Selain itu, Budi mengatakan bahwa, pemerintah juga menyiapkan Pelabuhan Priok dan Patimban sebagai satu hub besar untuk kegiatan ekspor.

Adapun untuk pelabuhan Patimban sendiri, pemerintah menargetkan kapasitas layanan di tahap terakhir mencapai 14 juta TEUs atau lebih di tahun 2027.

Baca :  Jokowi Sebut Tren Ekonomi Indonesia Positif di Tengah Gejolak Global

“Seperti kita ketahui, Priok itu kan 7 juta TEUs. Di sini nanti ultimate-nya di tahun 2027 enggak 7 juta TEUs berarti paling tidak bisa 14 juta TEUs, mungkin lebih,” kata Budi.

 

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi
Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *