BOGOR (Lead.co.id) – Sejumlah koleksi batik terpampang rapi di Neng Geulis Gallery yang berlokasi lantai dua Aeon Mall Sentul, Kabupaten Bogor. Nampak terlihat sekelompok kaum ibu-ibu memilih milih motif-motif batik yang cocok untuk dikenakannya.
Dalam galeri tersebut, terlihat pula seorang wanita sibuk melayani para pembelinya. Wanita itu adalah Frida Nursanti Aulia (47) pemilik dari Neng Geulis Gallery.
Mengawali perbincangan, Frida Aulia menuturkan bahwa, selain pemilik galeri, dirinya adalah brand fashion and craft yang berasal dari Kota Bogor. Dia mengaku memulai bisnis fashion berawal sebagai supplier untuk banyak reseller hijab.
“Saya tidak menggunakan model khusus untuk mempromosikan produk. Namun, untuk menarik minat konsumen, saya memakai sendiri produk-produk tersebut,” kata Frida.
Dia menjelaskan, berawal dari situ bisnis fashionnya berkembang, jumlah konsumennya terus bertambah dari hanya teman terdekat hingga selebriti Indonesia.
“Alhamdulillah sekarang kami sudah memiliki konsumen di pasar global,” ujar wanita yang pernah ikut dalam ajang Pasang Giri Mojang dan Jajaka (Moka) Kota Bogor itu.
Alumni IPB University ini juga memberanikan diri untuk merencanakan fashion show di bawah nama Frida Aulia Indonesia.
“Kiat bisnis fashion yang pertama adalah memiliki ciri khas dan identitas sehingga dapat bersaing dengan merek lain dan produk online. Pelaku usaha harus fokus terhadap usaha yang dipilih serta selalu optimistis,” tuturnya
Menurutnya, produk yang dimiliki berciri khas simple, elegan, dan dengan bahan dasar batik. Batik yang didesainnya berkaitan dengan Kota Bogor dan pengalaman hidupnya.
Meski tak memiliki latar belakang dunia fashion, Frida gemar memadukan pakaian dan suka menggambar, hingga ia pun sukses mengelola bisnisnya Produk-produk yang dihasilkan berbeda dengan yang lain, karena bahan yang digunakan dan model semua dikerjakan sendiri.
Frida Aulia Indonesia merupakan anggota dari Dekranasda, Perwira Indonesia (Perkumpulan Perempuan Wirausaha) dan Bogor Fashion Culture.
“Kami memproduksi batik cap sendiri yang dikenal dengan Batik Neng Geulis dan sudah bersinergi dengan beberapa UMKM di daerah. Kami ingin memajukan perekonomian, khususnya UMKM di Indonesia, ” ucapnya
Frida mengungkapkan, bahwa motif batiknya memiliki motif yang khas, misalnya motif batik angklung, batik lawang salapan, batik bunga Raflesia, batik Taman Koleksi IPB dan batik cap Kebun Raya Bogor.
Frida terus berinovasi selain memproduksi fashion, juga telah menghadirkan produk tumbler batik, tote bag, t-shirt, syall dan kain batik yang kini hadir di Olive Store Kebun Raya Bogor,
“Pokoknya kami siap meramaikan produk asli Indonesia dan memberi warna baru di lokal maupun internasional, “katanya
Ditanya soal kunci suksesnya, Frida mengatakan, bahwa kunci kesuksesan dalam menjalani bisnis dengan seringnya bersilaturahmi. Karena, kata dia, dengan terus bersilaturahmi, maka kita memiliki jaringan yang kuat untuk memasarkan apa yang dijualnya.
Tak hanya pasar lokal, melalui unit usaha Frida Aulia Indonesia, beberapa kali mengikuti pameran atau bazar di luar negeri, diantaranya di Moskow tahun 2017 2018 2019, Mumbai 2017, Brunei Darusalam 2020 dan Turki Desember 2021.
Berbagai prestasi dan penghargaan pun ditorehkannya, diantaranya Fashion Show & Fashion Display (2017-2021), Discovery Indonesia Fashion Show KJRI Istanbul Turki 2021, Festival Indonesia-Moscow Rusia (2017-2019), Mumbai Expo (2017), Remarkable Indonesia Brunei Darussalam 2019 dan 2020 dan The Best Mentoring Group Mentoring Leader DPP HA IPB (2021).





