Hari Tani Nasional: DPMA-IPB, YBM BRILiaN dan Petani Gelar Panen Raya

oleh -283 views

CIAMIS (Lead.co.id) – Panen Raya Komoditas Pepaya diselenggarakan di Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, pada Kamis (25/9/2025).

Kegiatan itu merupakan kolaborasi antara para petani, Direktorat Pengembangan Masyarakat Agromaritim Institut Pertanian Bogor (DPMA-IPB), dan Yayasan Baitul Maal BRILian (YBM BRILian).

Pepaya yang ditanam adalah varietas Pepaya Calina yang merupakan hasil inovasi dari Institut Pertanian Bogor.

“Sampai tahun 2024, DPMA-IPB sudah bermitra dengan 1.430 desa dengan melibatkan lebih dari 6.000 mahasiswa. Salah satunya Desa Cidolog ini yang diinisiasi sejak Januari 2024 dengan komoditas pepaya Calina,” ujar Dr. Handian Purwawangsa, S.Hut, M.Si, Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim Institut Pertanian Bogor.

Selain Kabupaten Ciamis, imbuh Handian, pendampingan komoditas pepaya juga dijalankan di Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Banjar. Produktivitas panen saat ini mencapai 2 ton/bulan dengan kenaikan pendapatan petani mencapai Rp 12 juta/bulan.

Baca :  HKTI Kota Bogor Ajak Berbisnis ala Pemuda Petani Milenial

“Program pendampingan IPB memiliki karakter sampai terhubung dengan pasar. Kami bantu masyarakat membangun ekosistem bisnis, pendampingan dilakukan dengan penentuan lokasi dan kecocokan komoditas, penentuan petani dan penguatan kelembagaan, hingga adopsi teknologi yang tepat. Itulah kunci keberhasilan pendampingan yang dilakukan IPB,” kata Handian.

Sementara itu, Yayasan Baitul Maal BRILiaN (YBM BRILiaN) menyampaikan bahwa dukungan program kepada petani pepaya di tiga kabupaten tersebut bertujuan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan supaya petani lebih bankable. Artinya, apabila terdapat kebutuhan pendanaan, akan dapat lebih mudah ditangkap oleh perbankan.

“Tujuan kami mendorong pertumbuhan nilai, baik dari sisi ekonomi dan sosial, sehingga kemaslahatan umat bisa dicapai,” ungkap Ahmad Daelami, Manager Program YBM BRILiaN.

Baca :  Demo HTN, Bupati Pamekasan Dapat Piagam 'Bupati Gagal Hebat'

PT Indomarco Prismatama yang turut hadir sebagai mitra petani berperan sebagai off taker, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada petani dan IPB.

“Panen Raya ini adalah perayaan kerja sama, optimisme, dan harapan semoga bisnis komoditas pepaya ini bisa terus berlanjut dan lebih meluas lagi,” kata Anom Ari Wibowo, Microeconomic Manager PT. Indomarco Prismatama.

Produksi Pepaya Calina di Kabupaten Ciamis, Banjar, dan Indramayu melibatkan tiga Kelompok Tani/Gapoktan: Kelompok Tani Wargi Saluyu dari Ciamis, Kelompok Tani Mekar Pratama dari Banjar, serta Kelompok Tani Tunas Mandiri dari Indramayu. Selain itu, melibatkan tiga Koperasi dan empat Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

Baca :  Bendungan Bintang Bano Diresmikan, Bermanfaat bagi Petani

“Total luas lahan yang sudah tertanam di Kabupaten Ciamis seluas 12 hektare. Kami menargetkan perluasan lagi hingga akhir Januari 2026 akan bertambah tujuh hektare lagi,” tutur Asep Setiawan selaku koordinator petani.

Turut hadir dalam acara ini Ape Ruswandana, SE (Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan), Dr.rer.pol. Mohammad Iqbal (Asisten Direktur Kewirausahaan Sosial DPMA-IPB), Danang Aria Nugroho, S.P.,M.Si (Supervisor Layanan Agromaritim dan Digital Farming DPMA-IPB), Kepala Desa Jelegong (Dudung Abdurachman) Desa Sukasari (Sahli Heryanan), Desa Cidolog (Bayanudin), Desa Ciparay (Usep Hidayat), Desa Janggala (Ahmad Fauzi) dan Desa Hegarmanah (M.Nul Ali), serta perwakilan dari petani.