Himapikani Bahas Revitalisasi Perikanan Nasional: Ekonomi Biru

oleh -395 views

MAKASSAR (Lead.co.id) – Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) menggelar Seminar Nasional dengan tema “Revitalisasi Perikanan Nasional: Ekonomi Biru”, di kampus Universitas Hasanuddin Makassar pada tanggal 6 Juni 2022.

Seminar tersebut diikuti oleh kurang lebih dua ratus mahasiswa perikanan yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia dan diisi oleh pemateri yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Adapun pemateri yang hadir yakni Ridwan Mulyana selaku Direktur Pengelolaan Sumber Daya Ikan KKP, Mida Saragih Policy Specialist EcoNusa Foundation, Kepala Dinas Perikanan Sulawesi Selatan Muhammad Ilyas dan Rijal Idrus selaku akademisi Univesitas Hasanudin.

Dalam sesi penyampaian materi, Ridwan Mulyana mengatakan perlu ada sinergi, kolaborasi dan harmoni antara Pemerintah, Nelayan, LSM, Akademisi dan Perguruan Tinggi sehingga menciptakan produktifitas perikanan tangkap dan tata Kelola yang berkelanjutan.

Baca :  Peringati Sumpah Pemuda, Himapikani Tanam Mangrove Bersama Stakeholder

Sedangkan menurut Mida Saragih, ekonomi biru harus dilakukan secara inklusif dan berkelanjutan. Dimana secara khusus pengakuan hukum adat dan hak masyarakat adat pesisir dalam pemanfaatan sumber daya laut menjadi sangat penting bagi Indonesia.

“Ke depan, kami mengharapkan terselenggaranya Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan,” harapnya saat memaparkan materi kepada peserta.

Sedangkan Rijal idrus dalam paparannya mengungkapkan, Ekonomi Biru menitik-beratkan pada inovasi, teknologi dan pemanfaatan yang optimal dan berkelanjutan.

Pihaknya memerlukan upaya sistem untuk meningkatkan nilai tambah produk-produk perikanan, tidak sekedar menjual produk mentah, antara lain memunculkan kebijakan penghiliran dan menaikan kapasitas Sumber Daya Manusia.

Baca :  Diskusi Online: HIMAPIKANI Bicara Tentang LIN Maluku

Selain itu, peran kearifan lokal juga penting untuk didorong agar kian berperan dan menjadi rujukan dalam upaya konservasi. Oleh karena itu, Ekonomi biru menitik-beratkan pada inovasi, teknologi dan pemanfaatan yang optimal.

Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Bapak Muhammad Ilyas bahwa, Ekonomi Biru bertumpu pada kelautan dan perikanan serta pentingnya inovasi dan teknologi.

LSeminar Nasional itu merupakan rangkain kegiatan dari agenda Rapat Kerja Nasional Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Rakornas Himapikani).

Adapun Rangkaian Kegiatan diantaranya Seminar Nasional, Rapat Koordinasi Nasional, Penanaman Mangrove dan Fieldtrip.

Baca :  Pemda Muna Apresiasi Aksi Nyata LKP STIP dan Himapikani

Sementara itu, menurut Sekjend Himapikani, Jan Tuheteru, Himapikani merupakan representasi dari Masyarakat Perikanan Indonesia. Karena itu, pihaknya dituntut untuk menyelesaikan masalah Perikanan.

“Sebagai kader yang memahami tugas dan fungsinya dituntut untuk ikut terjun dalam menyelesaikan permasalahan pada sektor Perikanan,” kata Jan Tuheteru dalam keterangannya, pada Jumat (24/6/2022).

Dia menambahkan, Himapikani bukanlah organisasi yang hanya berorientasi pada hal-hal seremonial tapi lebih dari itu, harus ikut berkontribusi dalam pembangunan di sektor Perikanan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *