Inggris Akhiri Lockdown, Belajar Hidup dengan Virus Corona

oleh -236 views
Covid-19 Inggris, Lockdown, Inggris, Belajar Hidup, Virus Corona
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson saat di gedung Parlemen, di London, Inggris, pada 30 Juni 2021 [File Parlemen Inggris/TV via Reuters] 

INGGRIS (LEAD.co.id) – Pemerintah Inggris berencana mengakhiri kebijakan Lockdown meskipun kasus Covid-19 varian Delta di negeri itu masih tinggi. Hal itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dalam keterangan pers yang dikutip Aljazeera.

Johnson akan mengumumkan pelonggaran pembatasan virus corona (Covid-19) di Inggris meskipun ada lonjakan kasus varian Delta. Dia menyatakan, masyarakat harus belajar untuk hidup dengan virus corona (Covid-19) dan “melakukan penilaian” saat mereka pergi tentang kehidupan sehari-hari mereka.

“Hari ini kami akan menetapkan bagaimana kami dapat memulihkan kebebasan orang ketika kami mencapai langkah 4,” kata Johnson dalam keterangan pers, pada Minggu (4/7/2021).

Baca :  Zona Merah Covid-19, Kota Bogor Terapkan Semi Lockdown

Johnson diperkirakan akan melanjutkan tahap akhir dari rencana empat langkah dari penguncian dan “mengembalikan kebebasan orang”. Langkah keempat, yang dijadwalkan mulai berlaku pada 19 Juli, berarti penghapusan aturan pemakaian masker, berakhirnya jarak sosial, dan kembalinya acara berskala besar.

“Berkat keberhasilan peluncuran program vaksinasi kami, kami maju dengan hati-hati melalui peta jalan kami,” kata Johnson.

Meski demikian, dirinya mengungkapkan bahwa, pandemi belum berakhir dan kasus akan terus meningkat selama beberapa minggu mendatang.

“Ketika kita mulai belajar untuk hidup dengan virus ini, kita semua harus terus mengelola risiko dari COVID dengan hati-hati dan menerapkan penilaian saat menjalani hidup kita,” sebut dia.

Baca :  Pegawai Positif Covid-19, Balai Kota Bogor Ditutup

Aljazeera mekaporkan, langkah Inggris untuk melonggarkan aturan tampaknya akan terus berlanjut meski kasus virus corona telah meningkat ke level tertinggi sejak Januari. Jumlah kasus harian mencapai 24.248 pada hari Minggu dengan 15 kematian.

Pada 4 Juli, lebih dari 78 juta dosis vaksin telah diberikan di seluruh Inggris, dengan 63,4 persen orang dewasa menerima dua dosis, sebut Aljazeera mengutip laporan Pemerintah Inggris.

Menteri Kesehatan Sajid Javid mengatakan, orang-orang perlu belajar untuk hidup dengan virus corona seperti yang mereka lakukan pada flu, dan bahwa negara itu “di jalurnya” untuk keluar dari penguncian seperti yang direncanakan pada 19 Juli.

Baca :  Corona Varian Baru: Indonesia Tutup Sementara

“Kita akan memiliki negara yang tidak hanya lebih bebas, tetapi juga lebih sehat,” tulis Javid.

Para pejabat mengatakan, data dari Public Health England menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 sangat efektif melawan penyakit parah dan rawat inap dari varian Delta dengan Pfizer-BioNTech 96 persen efektif dan Oxford-AstraZeneca 92 persen efektif melawan rawat inap setelah dua dosis.

Pemerintah juga membuat persiapan untuk menawarkan dosis “penguat” ketiga kepada yang paling rentan, dan semua orang yang berusia di atas 50 tahun, untuk meningkatkan kekebalan mereka selama bulan-bulan musim dingin.

Reporter: M Ikhsan
Editor: Aru Prayogi
Sumber: Aljazeera

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *