BOGOR (Lead.co.id) – Warga mengeluhkan rusaknya jalan di kampung Mulyasari, Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan. Padahal, sudah dua kali diajukan perbaikan melalui Musrenbang.
Pemerintah Kota Bogor sebelumnya telah meminta kepada Dinas PUPR, agar jalan di kampung harus bagus dan tidak rusak. Namun, pada kenyataannya jalan warga masih banyak berlubang dan hancur.
Menurut Ketua RW 10, Tb Sopian, jalan rusak dan berlubang berada di RT 01, RT 02 dan RT 03 RW 10, dengan luas sekitar 900 meter dan lebar 1, 5 meter. Jalan tersebut sudah diajukan perbaikan sejak tahun 2022 hingga 2023 diajukan kembali, bahkan di Musrenbang Kecamatan sempat dibahas.
“Saya dan pengurus sudah beberapa kali mengajukan, tapi berkas yang diajukan tidak pernah ada balasan atau direspon,” kata Sopian kepada awak medua pada Minggu (21/5/2023).
Dia menjelaskan, Wali Kota Bogor sudah pernah menyatakan bahwa jalan warga tidak boleh rusak. Hal itu dilihatnya dari media sosial Instagram.
“Kata siapa jalan warga sudah bagus dan rapih, itu bohong silahkan datang kesini dan saya akan lihatkan j jalan yang rusak parah,” tegas dia.
Kalau melihat peta wilayah, mungkin Pemerintah Kota Bogor akan terkejut, wilayah merupakan masuk Kota Bogor, dan ini perbatasan antara Kota dan Kabupaten Bogor.
Sementara itu, pantauan di lapangan sejumlah ruas Jalan Rulita Kelurahan Harjasari, banyak jalan berlubang dengan mendekati kantor kelurahan. Informasi dari warga sering terjadi kendaraan roda dua yang jatuh.





