BOGOR (Lead.co.id) – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bulan ini mulai membangun jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kecamatan Tanah Sareal, yang amblas beberapa waktu lalu.
Bulan ini, PT Batara Guru Group selaku pelaksana proyek akan terlebih dahulu melakukan pembongkaran beton, pemindahan utilitas PLN dan PDAM di ruas jalan nasional tersebut.
Proyek dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 14,55 Miliar itu, selain untuk perbaikan jalan amblas juga sekaligus penanganan saluran Underpass Sholeh Iskandar selama 8 bulan ke depan.
Imbasnya, akses jalan dari Simpang Yasmin ke arah Cilebut dan Sukaresmi maupun ke arah Kebon Pedes ditutup menggunakan spandek seng.
Kepala Pengawas Lapangan PPK Jawa Barat, Agung Wibowo mengaku sudah melakukan pengecekan lapangan bersama kepolisian dan Dishub untuk menentukan rekayasa lalu lintas.
Dalam sepekan ini, sebelum dilakukan pengerjaan fisik akan terlebih dahulu membongkar beton eksisting. Termasuk pemindahan utilitas jaringan PLN dan PDAM.
“Kendalanya ada jaringan PLN dan PDAM. Pipa PDAM Kabupaten (Bogor) sudah dialihkan. Untuk Pipa PDAM Kota (Bogor) akan segera berkoordinasi,” kata dia saat dikonfirmasi pada Rabu (16/2/2022).
Pemkot Bogor sebelumnya telah menutup jalan Sholeh Iskandar (Sholis), tepatnya di depan eks Mall Mega M, Kecamatan Tanah Sareal setelah jalan tersebut mengalami penurunan atau amblas.
Penutupan dilakukan oleh jajaran Polresta Bogor Kota untuk mengantisipasi terjadi longsoran tanah yang lebih parah. Terlebih saat ini kondisi cuaca dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, sehingga perlu diantisipasi.
“Kami menyampaikan kepada warga Bogor maupun pengguna Jalan Sholeh Iskandar untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata kata Wali Kota Bogor, Bima Arya saat meninjau kondisi jalan yang amblas, pada Senin (1/11/2021).
Agung Wibowo menyebutkan, di dalam kontrak kerja akan dikerjakan selama 8 bulan sejak Februari 2022. Baik untuk perbaikan jalan amblas maupun penanganan saluran Underpass Sholeh Iskandar.
“Pengerjaan di kontrak kami 8 bulan. Mudah-mudahan bisa cepat selesai,” ujarnya.
Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

