Jalur Puncak Bogor Macet, Polri Akan Evaluasi Menyeluruh

oleh -385 views
Puncak Bogor, Puncak Macet, Polri, Evaluasi Menyeluruh

JAKARTA (Lead.co.id) – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap kemacetan parah di Puncak, Kabupaten Bogor. Kawasan tersebut telah mengalami kemacetan yang panjang pada akhir pekan lalu.

“Kemacetan Bogor bagian dari evaluasi secara menyeluruh ya, jadi bukan hanya dari sisi lalu lintasnya saja, tapi dari sisi-sisi yang lain juga ini bagian dari evaluasi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, pada Selasa (1/2/2022).

Menurut Dedi, evaluasi secara menyeluruh itu perlu dilakukan untuk mencegah kemacetan sejak dini. Sehingga, kata Dedi, kemacetan pada libur panjang selanjutnya bisa diantisipasi.

Baca :  Terjaring OTT KPK, Bupati Nganjuk Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

“Sehingga ketika nanti terjadi musim libur panjang hal seperti itu bisa diantisipasi secara dini,” ujar dia.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana mengungkapkan kemacetan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor terjadi lantaran terdapat kendaraan mogok. Kondisi tersebut terjadi di sejumlah titik di jalur Puncak.

“Ada sekitar 10 kendaraan yang itu akhirnya mengakibatkan antrean yang cukup panjang,” kata Suntana di Pos Gadog, Bogor, Jawa Barat, Senin (28/2).

Suntana juga mengatakan, kemacetan tersebut bisa diatasi dengan rekayasa lalu lintas yang diterapkan Satlantas Bogor. Suntana menjelaskan, pihaknya juga dibantu sejumlah pihak.

Baca :  Libur Panjang, Kabupaten Bogor Terapkan Ganjil Genap di Puncak

“Alhamdulillah dengan rekayasa lalu lintas dan kehadiran anggota di lapangan bekerja sama dengan teman-teman yang lain, kepadatan bisa tetap terurai,” imbuhnya.

Dirinya mengimbau masyarakat yang hendak bepergian memastikan kondisi kendaraannya terlebih dahulu. Dia meminta masyarakat tidak berkendara apabila kendaraan tak layak jalan.

“Untuk mengantisipasi itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin bepergian untuk memastikan kembali kesehatan kendaraannya. Jangan memaksakan berjalan menggunakan kendaraan di jalan raya, kelaikan jalan kendaraannya tidak diperhatikan,” tegasnya.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *