LEAD.co.id | Jaringan Mahasiswa Nasional (Jarnas) kembali gelar aksi demonstrasi menuntut KPK segera memanggil mantan direktur utama PT Saka Energi Indonesia (SEI) dalam dugaan skandal korupsi.
Dalam dugaannya mahasiswa menyebutkan HRS bertanggung jawab atas penyimpangan proyek investasi di Lapangan Kepondang Blok Muriah, Jawa Tengah yang merugikan Negara hingga 1 Triliun rupiah.
Ajis selaku Koordinator Aksi menjelaskan, KPK sebagai lembaga anti Rasua harus lebih intensif dalam menyelesaikan perkara korupsi di tanah air.
“Sebagai produk yang di lahirkan pada masa reformasi, KPK harus dapat menyelesaikan skandal korupsi PT SEI ini,” sampainya di gedung KPK RI (19/03/2020).
Mahasiswa juga mengancam akan melakukan konsolidasi dalam skala besar untuk kembali mendesak KPK agar segera memanggil HPS untuk di periksa atas dugaan keterlibatannya dalam dugaan skandal korupsi ini.
“Jika tuntutan kami ini belum dilaksanakan KPK, kami akan melakukan aksi serupa dengan skala yang lebih besar,” ucapnya tegas.
Sumber : Korlap Aksi
Editor : Aru Prayogi





