LEAD.co.id | Di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jawa Barat, menyatakan konsisten mengawal keberlangsungan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
Hal itu disampaikan oleh Ketua PW KAMMI Jawa Barat terpilih periode 2020-2022, Ahmad Jundi Khalifatullah, usai pelaksanaan Musyawarah Wilayah ke-VI di Bandung, Minggu, 20 September 2020.
“Dalam masa krisis ini, nalar sehat kita sebagai pemuda tidak boleh hilang. Terlebih Jawa Barat merupakan provinsi yang langsung berbatasan dengan Ibukota, otomatis perlu keseriusan ekstra dalam penanganan Covid-19 ini,” ucap Jundi dalam keterangan yang diterima, Senin (21/9/2020).
Jundi mengatakan, berdasarkan data Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19, terdapat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.989 pada Minggu (20/9) kemarin. Hal ini membuat total kasus di Indonesia menjadi 244.676.
DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan kasus Covid-19 terbanyak dengan total penambahan mencapai 1.138 kasus. Hingga secara total ada 61.966 kasus yang ada di Jakarta.
“Pak Gubernur harus serius melakukan pengetatan di pintu-pintu perbatasan. Karena sirkulasi keluar masuk orang dari luar Jawa Barat, akan berpotensi meningkatkan angka penularan di wilayah ini,” tandasnya.





