Kenakan Baju Adat Madura, Bupati Baddrut Pimpin Upacara Harjad Kabupaten Pamekasan ke-490

oleh -718 views

LEAD.co.id  | Upacara Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Pamekasan ke-490 dilangsungkan di halaman kantor Pemkab Pamekasan. Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Selasa (3/11/2020).

Dalam upacara tersebut, tampak semua peserta upacara menggunakan baju adat Madura, bagian pria menggunakan baju Sakera atau pesa` dan odheng satorjoan, sementara untuk bagian wanita menggunakan pakaian Marlena.

Pada Harjad tahun ini yang diselimuti pandemic Covid-19, semua peserta upacara baik Bupati Pamekasan beserta pimpinan OPD, dan tamu undangan lainnya menerapkan protokol kesehatan yang ketat yakni, memakai masker dan menjaga jarak.

Baca :  Suntik KB, Alat Kontrasepsi Primadona di Pamekasan

Bupati Baddrut Tamam dalam pidatonya menyampaikan, pada momentum hari jadi Kabupaten Pamekasan tahun ini sangat berbeda karena dihadapkan dengan pandemi Covid-19.

Maka dengan Harjad ke 490 ini, kata pemimpin energik itu mengatakan, Pemkab Pamekasan mulai dari PAK murni APBD 2021 fokus pada garapan utama yang dirancang.

Dikatakannya, dalam mendorong kemakmuran yang dimulai dari desa menjadi bagian spirit pembangunan. Yang kemudian akan difokuskan dalam pemulihan ekonomi.

“Karena efek dan dampak dari Covid-19 ini terhadap daya beli masyarakat atau perputaran modal masyarakat menjadi lambat. Maka ada beberapa prioritas utama yang akan dilakukan mulai bulan ini setelah APBD perubahan ditetapkan,” katanya.

Baca :  Usai Pemilu 2019, KPU Pamekasan Gencarkan Pendidikan Politik

Lebih lanjut, Baddrut menjelaskan, peserta UMKM di lingkungan Kabupaten Pamekasan akan mendapatkan kucuran dana kurang lebih Rp 5 Miliar dengan administrasi 1 tahun 1 persen.

“Ini cara yang luar biasa yang kita lakukan dan belum ada di kabupaten-kabupaten lain di Indonesia, berikutnya kita tambah lagi,” ungkapnya berbangga.

“Artinya, skema keuangan jika menggunakan pendekatan perbankan normal yang ada ini, saya kira masih belum menggigit untuk memberikan spirit etos semangat bagi pelaku UMKM kita,” imbuhnya menjelaskan.

Sementara di sektor pendidikan, kata Baddrut, selain memberikan beasiswa untuk santri, ia akan menfasilitasi beberapa sumber daya dari keluarga biasa untuk menjadi yang luar biasa.

Baca :  PT Bawang Mas Beli Tembakau Tanpa Sampel, H Her: Itu Hak Petani

Ia berharap anggota DPRD Kabupaten Pamekasan menyetujui gagasannya untuk dapat bersama-sama mendorong kesejahteraan dari bawah.

“Idikasi sejahtera kalau tidak ada orang miskin, tidak ada orang sakit yang tidak dilayani, dan tidak ada anak yang tidak sekolah, semuanya berpendidikan,” tandasnya. ADV

Reporter: Moh Hasanuddin

Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *