Oleh: Apendi Arsyad
Barusan Datuk AA melihat gambar postingan acara pertunangan kemarin Selasa, 15 Maret 2022 di rumah Fani, di desa Kp. Baru Cerenti, Riau.
Subhanallah, cantiknya Fani cucuku ini dan gantengnya calon mantu, keduanya ada kemiripan wajah. Berarti itu jodohnya kata oramg tua-tua. Datuk mendoakan semoga Allah SWT memudahkan segala urusannya sampai ke jenjang pernikahan dan resepsi perkawinan.
Doakan Datuk AA dan Nenek Ati sehat walaffiat sehingga kami bisa hadir di acara bahagia nanti di kampung kita Cerenti. Datuk berbahagia bisa hadir dan memberikan sambutan, nasehat buat kalian berdua Arif dan Fani.
Datuk AA bersyukur cucuku sudah mendapat perjaka idamannya yang baik hati, berakhlaq mulia, rajin beribadah dan barangtentu otang ramah dan ganteng, berasal dari Bondowoso Jatim.
Datuk AA sungguh sangat terharu dan air mata pun berlinang di pipi, menyaksikan rangkai acara prosesi peminangan secara adat Melayu, Cerenti bersendikan syarak, dan syarak bersendikan Kitabullah (DinulIslam).
Saat penyematan cincin pertanda ikatan pertunangan disematkan di jari manis cucuku Fani binti Alfian, air mata Datuk AA mengalir agak deras. Rasa sayang Datuk AA melihat cucu (oniak) semata wayang (anak tunggal) yang ditinggal wafat ayahnya beberapa tahun lalu, sehingga kami berstatus anak yatim seperti yang pernah Datuk AA juga mengalami. Sedih sekali ditinggal ayah tercinta Alfian bin Lukman.
Fani adalah sangat disayangi ayahnya, anaknya berparas cantik, cerdas dan rajin beribadah serta sangat ramah dengan semua orang, keluarga terutama ramah sama Datuaknya AA. Almarhum Alfian adalah salah seorang kemenakan Ocu (Datuk) yang amat dibanggakan dan sayangi dalam keluarga besar Arsyad (the Arsyad Family).
Almarhum berprofesi guru agama (ustadz, jika di masyarakat Jawa disebut Kiyai Haji/KH). Ilmu agama alhamdulillah cukup luas dan.mumpuni, dan bertugas khotib Jumat di masjid-masjid se Kecamatan Cerenti, juga sering diundang khotbah dan tausyiah-berdakwah menyebarkan Dinulislam ke daerah2 daerah lainnya, terutama di perkampungan Transmigrasi.
Artinya sosok almarhum Alfian seorang ulama yang memang telah menjadi panutan ummat Islam di daerah Kuansing. Ketika beliau dibutuhkan ummat, dia pun dipanggil menghadap.Sang pencipta dan pemiliknya Allah SWT.
Di saat momentum acara prosesi pertunangan Fani dan Arif itulah Datuk AA, terbayang sosok kemenakanku alm. Alfian bin Lukman. InsyaAllah saya berharap dan berdoa, semoga Allah SWT menganugerahi kehidupan berkeluarga Sakinah mawaddah warohmah, dan menjaga marwah keluarga the Arsyad Family, khususnya keluarga alm. Ustadz Alfian.
Selamat dan berbahagia selalu, sampai jumpa.
Ditulis di bandara Susqa Pku City dalam perjalanan pulang ke Bogor dari Cerenti





