Kinerja Lamban, SMART Desak Kapolri Copot Kapolres Buton

0

LEAD.co.id | Puluhan massa yang mengatasnamakan Serikat Masyarakat Sulawesi Tenggara (SMART) Jakarta Mengadakan Aksi Demostrasi di Markas Besar Polisi Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, Kamis (29/08/2019).

Dalam aksi tersebut Masa aksi meminta Kapolri Tito Karnavian menginstruksikan Bawahannya Di Polres Buton untuk Mempercepat penetapan tersangka dan menangkap para pelaku dugaan pengrusakan kantor Bupati Buton.

Amin, Kordinator Lapangan mengungkapkan Datangnya kami di Mabes Polri untuk mengadukan lambannya penuntasan kasus dugaaan pengrusakan kantor Bupati Buton. Sementara kasus tersebut jelas merupakan tindak kriminal Murni yang mesti diselesaikan dengan cepat.

Baca :  Kapolres Bogor Bantu Pesantren saat Kunjungan Kerja 

“Kegiatan pengrusakan itu tidak pidana kriminal murni bisa diancam dengan hukuman 5 tahun penjara yang sesuai dengan pasal 170 KUHP dan pasal 406 (1) KUHP”, ucapnya saat ditemui di Mabes Polri.

Ia melanjutkan bahwa tuntutan kami yang pertama : Meminta Kapolri untuk segera menginstruksikan bawahannya untuk segera mempercepat proses penetapan tersangka dan menangkap para pelaku kerusakan dan kedua : Meminta Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Buton Selatan.

“Kami meminta Kapolri untuk mencopot Kapolres Buton karena lamban dalam menuntaskan kasus tersebut, sementara ini sudah berjalan lebih dari satu bulan”, tegasnya

Baca :  PPJNA 98; Selamat Jendral Listyo Sigit Prabowo Sebagai Kapolri Masa Depan

Aksi tersebut kemudian diterima oleh Kasubag Yaduan Bag Anev RO PID, Dra Olga Sekeon yang diwakili oleh Darso Warsito.

Dalam Tanggapan Divisi Humas yang tertuang pada penerimaan Laporan Pengaduan Nomor : 28/VIII/2019/BAG ANEV adalah meminta SP2HP : LP/32/VII/2019/Sultra/SPKT Res Buton, mengirim surat ke Polda Sultra, tentang perkembangan kasus ini dan Melanjutkan tuntutan meminta Kapolri untuk mencopot Kapolda Sultra. (Ul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here