Konflik Sosial, Lokasi Pembangunan Masjid Imam Hanbal Dikosongkan

oleh -518 views

BOGOR (Lead.co.id) – Aparat gabungan telah melakukan pengosongan lokasi pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH), di Kecamatan Bogor Utara, pada Rabu (27/7/2022).

Petugas gabungan dari TNI – Polri dan Satpol PP tampak mengarah ke lokasi usai melakukan apel gabungan. Kedatangan mereka untuk mengevakuasi sembilan penjaga pembangunan masjid yang telah ditetapkan sebagai status konflik sosial.

“Alhamdulillah proses evakuasi yang dilakukan tim penyelesaian konflik sosial terlaksana dengan baik. Pihak Masjid Hanbal kooperatif bersedia membuka pintu gerbang,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Baca :  Pembangunan Masjid Imam Hanbal Ditetapkan Status Konflik Sosial

Evakuasi itu dilakukan usai Forkopimda menggelar rapat koordinasi bersama DPRD terkait penetapan status konflik sosial akibat pembangunan Masjid tersebut.

Penetapan status konflik sosial itu sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012. Pasalnya, berdasar hasil pemantauan di lapangan telag menunjukkan adanya potensi konflik sosial yang besar.

“Forkopimda atas persetujuan DPRD, menyepakati, menetapkan status konflik di lokasi tersebut,” kata Bima Arya

Menurutnya, penghentian sementara aktivitas pembangunan masjid itu untuk menangani konflik sosial yang terjadi selama ini. Dari sini, akan dilakukan musyawarah dengan berbagai pihak agar ada titik.

Baca :  Pembangunan MIAH Dipaksakan, Ansor Kota Bogor Siap Turunkan Banser

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, langkah ini sudah dikonsultasikan oleh semua pihak. Diharapkan, konflik tersebut tidak meluas dan terjadi kesepakatan.

“Tadi pagi kami sudah melakukan konsultasi dan mulai hari ini pembangunan masjid menjadi ranah tim terpadu penanganan konflik sosial,” ungkap Susatyo.

Dia menambahkan, upaya yang dilakukan itu untuk mencegah terjadinya kekerasan fisik. “Bukan artinya menghentikan, tapi untuk rekonsiliasi dengan semua pihak terkait,” jelas dia.