Memanas, GP Ansor Minta Masjid Imam Hanbal Direlokasi

oleh -721 views

BOGOR (Lead.co.id) – Ratusan warga Tanah Baru, Bogor Utara berkumpul untuk menolak pembangunan Masjid Imam Ahmad bin Hanbal (MIAH), pada Senin (27/6). Masjid tersebut dinilai sebagai tempat jamaah faham Wahabi yang meresahkan warga sekitar.

Maman (37), seorang warga sekitar menyampaikan penolakan masjid yang dianggap sebagai tempat jemaah aliran Wahabi itu. Mereka menolak karena dinilai dapat mengacaukan persatuan umat Islam.

Selain itu, penolakan juga dikarenakan sudah ada masjid di radius kurang dari 500 meter dari bangunan tersebut. Mereka menambahkan, mayoritas jamaah yang ada di masjid Imam Hanbal itu bukanlah warga sekitar.

Baca :  Kota Bogor dari Mata Batin GP Ansor

Merespons itu, Ketua GP Ansor Kota Bogor, Ahmad Bustomi meminta Wali Kota Bogor, Bima Arya turun tangan untuk menyelesaikan persoalan pembangunan Masjid tersebut karena berpotensi terjadi konflik di masyarakat.

Dia menilai, masalah penolakan pembangunan masjid tersebut tidak jauh beda dengan kasus pembangunan GKI Yasmin. Karena itu, pihaknya meminta Pemkot Bogor untuk merelokasi Masjid Imam bin Hambal ke lokasi yang lain.

“Tidak ada kata lain selain relokasi Masjid MIAH tersebut karena adanya penolakan dari ratusan warga sekitar,” ujar Bustomi kepada Lead.co.id, pada Kamis (30/6/2022).

Baca :  GP Ansor Kota Bogor Baiat Peserta PKD ke-6

GP Ansor juga meminta Wali Kota Bogor untuk secepatnya menyelesaikan persoalan itu. Karena, jika dibiarkan berlarut-larut maka bisa menyebabkan konflik horizontal.

“Jangan sampai masalah ini berlarut-larut yang pada akhirnya menyebabkan konflik horizontal sesama umat muslim. Jangan telat, selesaikan secepatnya,” tegas dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *