Koperasi PWI Kabupaten Bogor Umumkan Kepengurusan

0
Koperasi Warta Karya Mandiri, PWI, Kabupaten Bogor,
Logo Koperasi Warta Karya Mandiri, PWI Kabupaten Bogor

LEAD.co.id | Kepengurusan Koperasi Warta Karya Mandiri (KWKM) PWI Kabupaten Bogor periode 2020-2025 resmi diumumkan pada saat rapat perdana, Rabu (29/7/20). Effendi Tobing selaku ketua terpilih melalui rapat pleno, pada tanggal 24 Juni 2020 lalu.

Effendi Tobing pada saat rapat perdana menjelaskan bahwa Koperasi Warta Karya Mandiri adalah Koperasi Serba Usaha yang kegiatan usahanya di berbagai bidang, yaitu Perdagangan, Pertanian dan jasa.

“KWKM adalah koperasi serba usaha, untuk saat ini kita belum berencana adanya simpan pinjam. Kita fokuskan bidang usaha dan salahsatunya pertanian yang sekarang kita bekerjasama dengan Himpunan Tani Citeureup (HITACI),” jelas Tobing sapaan akrabnya saat membuka rapat, Rabu (29/7/20) lalu.

Selain mengumumkan nama-nama pengurus koperasi, Tobing juga menyampaikan tugas-tugas pengurus koperasi. “Di dalam struktur kepengurusan KWKM kita simpel aja, intinya yang siap bekerja. Saya mohon maaf tidak bisa mengakomodir semua rekan-rekan, karena sistem kita adalah saling bekerjasama “Dari kita untuk kita”. Jadi adapun bidang-bidang ya itu sebagai koordinator juga bagi teman-teman yang memiliki ide, peluang dalam membesarkan koperasi ini,” kata Tobing.

Baca :  Ormas Gibas Kab Bogor Peringati HUT Ke - 19

Melalui keterangan tertulisnya kepada media, Pada Jumat (31/7/20). Tobing menyampaikan susunan nama-nama pengurus KWKM serta tugas-tugasnya.

Adapun susunan pengurus Koperasi Warta Karya Mandiri periode 2020-2025 sebagai berikut:

Dewan Pengawas:
Ketua : HRM. Danang Donoroso
Wk. Ketua : H. Bustanul Daham
Anggota : H. Subagiyo

Pengurus:
Ketua : Effendi Tobing
Sekretaris : Saiful Kurnia
Wk. Sekretaris : Abdul Manan
Bendahara : Dedi Firdaus

Bidang-bidang:
a. Bidang Usaha dan Pengembangan
1. Wiwin Sudarto
2. Rieke Ferra Rotinsulu

b. Bidang Hubungan Antar Lembaga
1. Rohadi
2. Wido Yutrusno

c. Bidang Logistik dan Perlengkapan
1. M. Dauri
2. Edy Murti
3. Zaidarman.

Adapun tugas-tugas pengurus koperasi yaitu:

Ketua:
1. Mengendalikan seluruh kegiatan koperasi
2. Memimpin, mengkoordinir, dan mengontrol jalannya aktifitas koperasi dan bagian-bagian yang ada di dalamnya
3. Menerima laporan atas kegiatan yang dikerjakan masing-masing
4. Menandatangani surat penting
5. Memimpin rapat anggota tahunan dan melaporkan laporan pertanggungjawaban akhir tahun pada anggota
6. Megambil keputusan atas hal-hal yang dianggap penting bagi kelancaran kegiatan koperasi

Baca :  Tak Mampu Bayar, Ariska dan Bayinya Tertahan di RSUD Bogor

Sekretaris:
1. Membantu Ketua dalam melaksanakan kerja
2. Menyelenggarakan kegiatan surat menyurat dan ketatausahaan koperasi
3. Mencatat tentang kemajuan dan kelemahan yang terjadi pada koperasi
4. Menyampaikan hal-hal yang penting pada ketua
5. Membuat pendataan koperasi

Bendahara:
1. Merencanakan anggaran belanja dan pendapatan koperasi
2. Menyusun Rencana Anggaran Pengeluaran Belanja Organisasi
3. Menyimpan dan Mengeluarkan Uang untuk Kebutuhan Organisasi
4. Mengelola Bukti Transaksi Keuangan

Pengawas:
Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan dan pengelolaan koperasi.

Manajer:
Manajer Koperasi adalah mereka yang diangkat dan diberhentikan oleh pengurus untuk mengembangkan koperasi secara efisien dan profesional.

Baca :  Refleksi Dua Tahun Bawaslu Kabupaten Bogor

Bidang-bidang:
1. Hubungan Antar Lembaga
Menjadi penghubung dan komunikasi strategis dalam rangka menopang dan mencari peluang usaha untuk perkembangan koperasi.

2. Usaha dan perdagangan
Pelaksana dalam mengembangkan serta memasarkan produk usaha koperasi.

3. Logistik/Perlengkapan
Mengelola, Menyimpan dan memelihara segala hasil dari usaha koperasi.

Mengenai simpanan anggota koperasi:
1. Simpanan Pokok adalah: Simpanan yang dibayar sekali atau sekali selama menjadi anggota.
2. Simpanan Wajib adalah: Simpanan yang wajib dibayar sekali (Nominal Sesuai kesepakatan).
3. Simpanan Suka Rela adalah: Simpanan yang layak tidak ada di tentukan berapa jumlahnya.

Adapun simpanan pokok tidak dapat diambil kembali oleh anggota selama ia masih menjadi anggota dalam koperasi tersebut, kecuali anggota tersebut menyatakan mengundurkan diri dari koperasi.

Reporter : Rio
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here