PSI Bogor Kecam Pelarangan Ibadah di Jonggol

0
PSI, Kabupaten Bogor, Ibadah, Jonggol
Ranggawisnu, Ketua PSI Kabupaten Bogor

LEAD.co.id | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor mengecam adanya pelarangan ibadah oleh sebagian warga Graha Prima, Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Minggu kemarin (20/9). Atas keajadian itu, PSI meminta Pemerintah Kabupaten Bogor membantu warganya agar dapat beribadah dengan tenang.

“Tidak boleh ada pelarangan beribadah secara sembarangan, bahkan oleh aparat RT sekalipun,” tegas Ketua PSI Kabupaten Bogor, Ranggawisnu melalui keterangan pers kepada LEAD.co.id, Senin (21/9/2020).

Sebelumnya, pada hari Minggu (20/9) terjadi penghadangan oleh beberapa oknum warga Graha Prima, Jonggol, terhadap jemaat yang akan melaksanakan ibadah. Sempat terjadi adu mulut antara jemaat dengan warga yang dipimpin oleh oknum ketua RT setempat.

Baca :  Kelompok 11 & 12 KKN UIKA Sosialisasikan PHBS

Merespon hal itu, Ranggawisnu menyatakkan, menjalankan perintah agama adalah hak asasi yang dijamin oleh Undang-undang Dasar di Republik Indonesia. Dirinya juga mengingatkan bahwa, para pendiri bangsa Indonesia sangat menghargai kebebasan beribadah dan sedari awal menjunjung tinggi hak setiap warga bangsa untuk menjalankan kepercayaannya.

“’Hendaknya tiap-tiap warga negara Indonesia beribadah kepada Tuhan-Nya’, demikian Presiden Soekarno dengan lantang ucapkan saat berpidato di Sidang BPUPKI, tatkala mengusulkan Pancasila sebagai dasar negara,” paparnya.

Untuk itu, Ranggawisnu menyatakan, PSI Kabupaten Bogor siap mendampingi warga yang mendapatkan tekanan dalam beribadah, dan menuntut Bupati Bogor, Camat Jonggol, dan jajaran pemerintahan, membantu warganya agar dapat beribadah dengan tenang.

Baca :  Perdana!, Komisariat Fahutan IPB HMI Cabang Bogor Gelar RAK Secara Virtual

“Jajaran pemerintahan harus membantu agar warganya dapat beribadah dengan tenang, bukannya dilarang,” pungkasnya.

Saat berita ini diterbitkan, tim LEAD.co.id masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak pihak terkait.

Reporter: Sally Sumeke
Editor: Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here