Kopma GPII Minta Kejari Tuntaskan Kasus Sekolah Ibu dan Dana Bos

0
Kopma GPII, Kejari, Sekolah Ibu, Dana BOS
Wakil Ketua Umum Korps Mahasiswa GPII Bogor, Denil Setiawan

LEAD.co.id | Pengurus Daerah Korps Mahasiswa Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Bogor meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor segera menuntaskan kasus dugaan penyalah-gunaan anggaran program Sekolah Ibu dan Dana Bos.

Wakil Ketua Umum Korps Mahasiswa GPII Bogor, Denil Setiawan meminta agar Kejari tidak menunggu pandemi Covid-19 selesai untuk mengusut dugaan korupsi sekolah ibu dan dana BOS. Menurutnya, segala tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Kejari harus tetap berjalan walaupun di tengah Covid-19.

“Tidak perlu menunggu covid 19 usai untuk menuntaskan kasus tersebut, semua harus terus berjalan agar tidak berlarut-larut,” tegas Denil dalam keterangan pers yang diterima Lead.co.id, Sabtu (6/6/2020).

Baca :  Jamin 6 Tersangka, PSI Sebut Wali Kota Bogor Tidak Anti Korupsi

Denil meminta, tambahnya, Kejari Kota Bogor untuk tetap bekerja secara professional dalam menangani kasus yang sedang digarap ditengah kondisi apapun.

“Jadi jangan ditunda-tunda lagi dengan berbagai alasan, segera jalankan prosesnya dengan professional dan terbuka,” ujar mahasiswa Universitas Ibn Khaldun (UIKA) itu.

Denil juga mendesak Kejari Kota Bogor untuk segera terbuka ke publik atas semua proses yang telah dijalankan terhadap kasus tersebut hingga saat ini.

“Jangan membuat masyarakat bertanya-tanya, semua harus transparan dan terbuka agar publik bisa mengetahui kebenarannya secara terang-benderang.

Baca :  Jual Minol Ilegal, Kopma GPII Minta Club 19 Disegel

Ia, lanjutnya sangat mendukung langkah Kejari Kota Bogor untuk segera membongkar kasus tersebut dan ikut mengawal jalannya proses permasalahan Sekolah Ibu dan Dana Bos.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai semua terbongkar dan jelas, jangan sampai publik curiga dengan penaganan yang lambat dan berlarut-larut,” pungkasnya.

Reporter : M. Ikhsan
Editor : Aru Prayogi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here