Kota Bogor PPKM Level 2, Disdik Tunda PTM 100 Persen

oleh -376 views
PPKM Kota Bogor, PPKM Level 2, Pembelajaran Tatap Muka, PTM Ditunda, PTM 100 Persen, Covid-19 Kota Bogor

BOGOR (LEAD.co.id) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen setelah kembali berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

“Rencana PTM 100 persen sudah keluar dari SKB 4 menteri (Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri),” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi saat dikonfirmasi, pada Jumat (7/1/2021).

Penundaan PTM 100 persen itu mengikuti instruksi dari Disdik Jawa Barat. Hanafi mengatakan, PTM 100 persen bisa dilaksanakan jika tenaga pendidik sudah divaksin semua.

Saat ini, Disdik sedang mengumpulkan bukti sertifikat vaksin dari tenaga pendidik di sekolah-sekolah. Tujuannya untuk menyisir tenaga pendidik yang belum disuntik vaksin dengan alasan non medis.

Baca :  KNPI Bogor Timur Terus Bergerak Sebar Sembako Bagi Warga Isoman

“Disdik berkoordinasi dengan Dinkes akan menjadwal ulang vaksinasi tenaga pendidik yang sekarang masih kurang sekitar 10 persen lagi,” sebutnya.

Hanafi menekankan, vaksinasi bagi tenaga medis wajib 100 persen. Pasalnya, jika ada yang tidak mau divaksin bukan karena alasan medis maka akan terkena sanksi sesuai di SKB 4 Menteri. Karenanya, dia mengimbau tenaga pendidik yang belum vaksinasi untuk segera divaksin.

“Kami juga kejar target untuk vaksinasi anak-anak bisa dipercepat,” terangnya.

Meski demikian, mengingat saat ini status PPKM Level 2 dan sesuai instruksi Disdik Jawa Barat, maka PTM 100 persen di wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ditunda sampai akhir Januari. Usai liburan ini, Kota Bogor akan melaksanakan PTM 50 persen.

Baca :  PPKM Level 2, Alun-alun Kota Bogor Kembali Dibuka

“Jadi PTM di Kota Bogor masih seperti sebelumnya 50 persen atau bergantian sesuai kebijakan sekolah. Pembagian raport pada Senin nanti pun akan dibagi jadwalnya, tidak serentak. Jadi prokes tetap terjaga,” katanya.

 

Reporter: Jhonie
Editor: Aru Prayogi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *