Lestarikan Budaya, LSBRC Gelar Festival Silat Cimande

oleh -1,071 views
Budaya, LSBRC, Festival Silat, Silat Cimande, Pencak Silat

BOGOR (Lead.co.id) – Padepokan Lingkung Seni Bela Raga Cimande (LSBRC) menggelar Festival Pencak Silat Cimande se-Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (13/3/2022). Kegiatan itu dilakukan alam rangka melestarikan seni dan budaya.

Festival dihadiri oleh Ketua Umum PPSAC, Kepala Desa Ciburuy, Ketua Karang Taruna (Katar) Desa Ciburuy, Ketua Katar Kecamatan Cigombong, komunitas Tagar Motekar, Saung Buhun Colony, RT/RW se-Desa Ciburuy dan masyarakat setempat.

Rangkaian acara Festival tersebut diantaranya pembacaan Asmaul Husna, Pembacaan Taleq, sambutan-sambutan, Pemukulan Gong, Pasanggiri Salancaran Cimande, Pasanggiri tepak opat serta pembagian piagam dan piala kepada peserta.

Baca :  Gelar Sarasehan, Walikota Bogor Bahas Prasasti Batutulis

Ketua panitia sekaligus ketua Padepokan LSBRC, M Ari Kusuma Dinata mengatakan, festival Cimande, dengan harapan murid sanggar LSBRC bisa belajar mental dalam ajang perlombaan serta mengasah keterampilan dalam seni silat cimande.

“Selain itu, agar kedepannya bisa mengembangkan bakat serta menjaga seni kebudayaan leluhur kita, yang harus tetap di jaga dan di lestarikan,” tambah Ari.

Di tempat yang sama, Ketua karang taruna Kecamatan Cigombong, Rudi Hendar menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan yg dilaksanakan oleh perguruan LSBRC.

“Kami sebagai pengurus Karang Taruna Kecamatan Cigombong, akan mendorong agar seni budaya warisan leluhur tetap terjaga dan berkembang khususnya di wilayah Kecamatan Cigombong serta bisa bersaing di era digital ini,” tuturnya

Baca :  Apresiasi Batik RSUD, Dedie Rachim: Lestarikan Budaya Bangsa

Sementara itu, Ketua Komunitas Tagar Motekar, Belgi Al Huda mengapresiasi acara festival bela raga silat aliran cimande yang diselenggarakan padepokan LSBRC. Dan berpesan kepada Kasepuhan untuk terus menjaga dan melestarikan seni silat aliran Cimande.

Menurutnya, Silat Cimande adalah salah satu kearifan lokal masyarakat Sunda, khususnya di Kecamatan Cigombong yang akan menjadi magnet pariwisata. Pasalnya, Kecamatan Cigombong akan dijadikan sebagai destinasi wisata dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis potensi lokal.

“Kami dari komunitas Tagar Motekar akan selalu mendukung dan membantu semampu kami,” tutupnya.
.

Baca :  Jaga Tradisi dan Silaturahmi, Yayasan Rancage Kembali Gelar Nyawang Bulan

Reporter: Jhonie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *