LEAD.co.id | Terkait atap roboh di salah satu warganya di Kampung Pulo Geulis, memang itu rumah sudah cukup tua dan belum ada renovasi dari pemiliknya.
Disampaikan Rena Dafrina selaku Lurah Babakan Pasar menyampaikan kepada media di Kantornya Jalan Roda 1 Belong, Selasa (28/1/2020).
“Sejak mendapatkan informasi terkait warga saya yang roboh rumahnya tadi pagi, dan ada korban yang sudah diberikan pertolongan medis di RS terdekat, dan penghuninya yang lain diungsikan sementara di rumah tetangganya terlebih dahulu,” ucapnya.
Rena menambahkan, bahwa memang rumah tersebut sudah tidak layak huni, karena belum ada renovasi sama sekali sejak awal pembangunan dulunya.
“Rumah ini sudah terdaftar di program RLTH di Kelurahan kami, cuman mungkin belum sempat terealisasi udah keburu rubuh,” terangnya.
Atas hal itu, pihaknya berinisiatif mengalokasikan bantuan berupa material senilai 9,2 jt sebagai dana talangan terlebih dahulu. Sementara tahun ini akan dibangunkan rumah setelah ada pencairan.
Selain itu, dirinya sudah berkoordinasi dengan instansi yang lain, termasuk Camat untuk menginstruksikan untuk diajukan Bantuan Tidak Tertuga ( BTT ) melalui jalur Kemas.
“Pelaporan tertulis sudah kita laporkan kepada semua pihak, termasuk camat yang mengintruksikan untuk diajukan BTT yang diurus melalui Kemas, sekitar 2 minggu pasti di ACC, tapi sesuai kesepakatan warga kita bangunkan terlebih dahulu,” tuturnya.
Dirinya berpesan untuk warganya, selalu berhati- hati apalagi dengan curah hujan yang cukup intens, terlebih rumahnya yang ada dibantaran kali.
“Saya berharap untuk semua warga selalu hati-hati, dengan cuaca ekstreem dan curah hujan cukup instent, terlebih rumahnya yang berada dipinggiran bantaran kali Ciliwung khususnya, baik rumah yang masih bagus apalagi rumah yang sudah tua,” pungkasnya.(SM)





