LEAD.co.id | Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Program Pengabdian Masyarakat (PMM) kelompok 44 ini dilaksanakan di RT 03 Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
Mengangkat Tema “Peningkatan Kesadaran Masyarakat dan Stabilisasi ekonomi Melalui Budidaya Maggot di Tengah Pandemi Covid-19” Kelompok 44 PMM telah merealisasikan program-program yang disusun untuk membantu warga setempat.
Dalam program ini, Mahasiswa membagikan paket sehat berupa masker, vitamin, tanaman Toga, brosur edukasi Covid-19 dan handsinitezer kepada Warga RT 03 Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.
“Pembagian paket sehat ini bertujuan untuk membantu warga dalam menghadapi pandemic covid-19,” ungkap Syahma, Koordinator PMM 44 melalui keterangan pers yang diterima redaksi LEAD.co.id, pada Sabtu (26/12/2020).

Menurutnya, pembagian masker, vitamin, handsinitaizer, tanaman toga dan brosur edukasi ini diharapkan dapat membantu warga di tengah pandemi. Hal ini, kata Syahma, sebagai bentuk perhatian Mahasiswa kepada Warga.
“Setidaknya sedikit membantu warga dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan fisik maupun kebetuhan pengetahuan mengenai covid-19,” sambungnya.
Selain pembagian paket sehat, kelompok 44 PMM UMM yang terdiri dari beberapa orang tersebut, juga rutin melakukan penyemprotan disinfektan untuk menjaga lingkungan warga agar terbebas dari penyebaran Covid-19.
Program yang di buat oleh kelompok 44 PMM UMM disambut dengan antusias oleh warga setempat. Salah satu warga RT 03, mengapresiasi program yang di lakukan selama ini oleh Mahasiswa yang sedang mengikuti program PMM.
“Kami dari warga sangat berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa UMM yang telah memberikan dan membagikan Paket sehat, paket sehat ini sangat membantu karena bisa kami gunakan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Margono, Warga RT 03.
Apresiasi juga di sampaikan oleh ketua RT 03, Sudarto bahwa “Program-program kampus seperti ini yang sangat di butuhkan oleh masyarakat Indonesia. Harapannya program seperti ini tidak hanya di jadikan sebagai momentum untuk menggugurkan tugas di kampus tapi harus di maknai sebagai satu bentuk dalam memahami dan merealisasikan tri dharma perguruan tinggi”.
Reporter: M. Ikhsan
Editor: Aru Prayogi





